Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Analis: BI Diproyeksi Masih Akan Kerek Suku Bunga Usai Kejutan 50 Bps

KAMIS, 21 MEI 2026 | 11:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bank Indonesia (BI) diperkirakan belum akan mengerem kenaikan suku bunga acuan dalam waktu dekat. 

Pasca-kenaikan BI-Rate sebesar 50 basis poin (bps) pada Rabu 20 Mei 2026 kemarin, Goldman Sachs memproyeksikan BI masih akan menaikkan suku bunga masing-masing sebesar 25 bps pada Juni dan kuartal III-2026, seperti yang dilaporkan Dow Jones Newswires.

Langkah agresif BI sebelumnya di luar ekspektasi pasar yang mayoritas hanya memperkirakan kenaikan 25 bps. 


Menurut Goldman Sachs, keputusan makro ini menunjukkan bahwa BI kini bertindak lebih pre-emptive dan agresif dalam menjaga stabilitas Rupiah dari tekanan eksternal, ancaman inflasi impor, serta risiko hengkangnya modal asing. 

Rupiah sendiri sempat menyentuh rekor terendah baru akibat ketidakpastian global dan mahalnya harga energi.

Kebijakan ketat ini juga diambil untuk merespons sikap The Fed dan bank sentral utama dunia yang masih mempertahankan suku bunga tinggi (higher-for-longer). Akibatnya, ruang bagi BI untuk melonggarkan kebijakan kini menjadi sangat terbatas karena fokus beralih dari mendorong pertumbuhan ekonomi ke stabilitas pasar keuangan.

Walaupun pengetatan moneter ini berpotensi memukul daya beli masyarakat serta pertumbuhan kredit di sektor properti dan otomotif, BI dinilai tetap memprioritaskan stabilitas makroekonomi jangka pendek. 

Investor kini menanti langkah intervensi lanjutan dari BI di pasar valuta asing dan obligasi pada pertemuan berikutnya. 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya