Berita

Ilustrasi (Imagined by Babbe)

Bisnis

Nvidia Raup Pendapatan Fantastis 81,62 Miliar Dolar AS

KAMIS, 21 MEI 2026 | 10:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan chip AI raksasa Nvidia kembali mencatat kinerja keuangan yang melampaui ekspektasi pasar. 

Dikutip dari The Guardian, Kamis 21 Mei 2026, pada kuartal pertama tahun ini, Nvidia membukukan pendapatan sebesar 81,62 miliar Dolar AS, lebih tinggi dari perkiraan analis Wall Street sebesar 78,86 miliar Dolar AS. Laba per saham juga mencapai 1,87 Dolar AS, melampaui estimasi pasar di angka 1,76 Dolar AS.

Saat ini Nvidia menjadi perusahaan paling bernilai di dunia dengan kapitalisasi pasar sekitar 5,4 triliun Dolar AS. Posisi tersebut ditopang dominasi Nvidia di pasar chip AI dan pusat data, di tengah besarnya investasi perusahaan teknologi Amerika Serikat yang diperkirakan mencapai 750 miliar Dolar AS tahun ini untuk pembangunan infrastruktur AI.


CEO Nvidia, Jensen Huang, mengatakan pembangunan infrastruktur AI kini berlangsung sangat cepat di berbagai negara dan industri.

“Pembangunan pabrik AI - perluasan infrastruktur terbesar dalam sejarah manusia - semakin cepat dengan kecepatan luar biasa," kata Huang.

Bisnis pusat data menjadi mesin utama pertumbuhan Nvidia. Divisi ini mencatat kenaikan pendapatan tahunan 92 persen dengan total pendapatan mencapai rekor 75,2 miliar Dolar AS.

Meski terus tumbuh, Nvidia tetap menghadapi persaingan dari perusahaan teknologi besar seperti Amazon dan Google yang mulai mengembangkan chip AI mereka sendiri. Selain itu, pasar China juga masih menjadi tantangan karena belum adanya kepastian izin impor chip AI asal Amerika Serikat.

CFO Nvidia, Colette Kress, menegaskan hingga saat ini perusahaan belum memperoleh pendapatan dari penjualan chip AI ke China.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya