Berita

Program cetak sawah sebagai bagian Proyek Strategis Nasional (PSN) di Wanam, Papua Selatan. (Foto: Istimewa)

Politik

Pesta Babi, Riak Wacana Ragukan Arah Program Ketahanan Pangan

KAMIS, 21 MEI 2026 | 08:37 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Film dokumenter "Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita" muncul seolah meragukan langkah pemerintah yang tengah bersiap mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Direktur Eksekutif Center of Indonesia Strategic Actions (CISA), Herry Mendrofa menilai, film Pesta Babi hanyalah riak wacana yang mencoba meragukan arah besar program pemerintah khususnya di Papua. 

"Saya kira langkah Presiden Prabowo di Papua, termasuk cetak sawah di Wanam, adalah strategi kedaulatan yang harus berlanjut,” ujar Herry kepada wartawan, Kamis 21 Mei 2026.


Ia menilai program cetak sawah seluas 1 juta hektare yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) di Wanam, Papua Selatan, tidak boleh berhenti. 

Sebab jika terputus, dalam pandangan Herry, Indonesia akan kembali terjebak pada ketergantungan impor yang justru melemahkan kemandirian bangsa.

“Apalagi dalam konteks kondisi global yang penuh krisis, kemandirian pangan bukan pilihan, melainkan keharusan,” kata dia.

Sebagai informasi, PSN Wanam di Papua Selatan telah menunjukkan progres yang signifikan. Sejumlah fasilitas utama bahkan telah rampung 100 persen. 

Wanam kini diproyeksikan menjadi pusat Cadangan Pangan Nasional melalui program cetak sawah baru yang ambisius seluas 1 juta hektare. 

PSN yang didanai dan dikerjakan oleh Jhonlin Group ini bukan sekadar membuka lahan pertanian, melainkan membangun ekosistem kehidupan baru yang mencakup jaringan irigasi, industri biodiesel, hingga penguatan pertahanan negara. Namun, kunci dari seluruh ekosistem ini adalah satu, yakni konektivitas.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya