Berita

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima kunjungan Duta Besar Spanyol untuk Indonesia, Bernardo de Sicart Escoda di Kantor Wali Kota Semarang, pada Selasa 19 Mei 2026.(Foto: (Foto: Humas Pemkot Semarang)

Nusantara

Pemkot Semarang Jajaki Kolaborasi Seni Budaya dengan Spanyol

KAMIS, 21 MEI 2026 | 04:01 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemkot Semarang menjajaki kerja sama seni dan budaya dengan Pemerintah Spanyol, salah satunya melalui agenda budaya kolaboratif kedua pihak pada semester pertama tahun 2027.

Salah satu rencana yang mengemuka yakni penyelenggaraan event budaya kolaboratif antara Kedutaan Besar Spanyol dan Pemerintah Kota Semarang pada semester pertama tahun 2027.

Rencana tersebut dibahas dalam kunjungan kehormatan Duta Besar Spanyol untuk Indonesia, Bernardo de Sicart Escoda, yang diterima langsung Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti di Kantor Wali Kota Semarang, pada Selasa 19 Mei 2026.


Duta Besar Spanyol menyampaikan ketertarikannya menghadirkan kegiatan budaya bersama di Kota Semarang sebagai bagian penguatan hubungan antara Indonesia dan Spanyol.

“Kami berharap tahun depan dapat menyelenggarakan acara budaya bersama di Kota Semarang,” ujar Bernardo.

Tak hanya itu, Kedubes Spanyol juga menawarkan kemungkinan menghadirkan pameran budaya bertema warisan Muslim di Spanyol, termasuk pameran tentang Alhambra yang sebelumnya digelar di Kota Tua Jakarta.

Agustina menyambut positif tawaran tersebut. Menurutnya, kolaborasi budaya internasional menjadi peluang besar untuk memperkuat posisi Kota Semarang sebagai kota kreatif dan kota bersejarah yang terbuka terhadap jejaring global.

“Kota Semarang memiliki karakter yang sangat dekat dengan kota-kota bersejarah di Spanyol. Kami sama-sama kota pesisir yang hidup dari perjumpaan budaya, perdagangan, dan sejarah panjang,” kata Agustina.

Ia menggambarkan hubungan Kota Semarang dan Spanyol layaknya sebuah gramofon klasik yang menyimpan rekaman panjang peradaban dunia. 

Kota Lama Semarang dan kota-kota tua di Spanyol disebutnya sebagai “piringan hitam sejarah” yang terus dijaga agar tetap hidup dan relevan.

Selain budaya, pertemuan tersebut juga membahas peluang kerja sama di sektor pariwisata, pengembangan kota bersejarah, teknologi lingkungan, hingga smart city.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bezzecchi Juara MotoGP Mandalika, Martin Kembali ke Puncak Klasemen

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:27

Prabowo dan El-Sisi Kecam Keras Pembangunan Permukiman Ilegal Israel

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:20

Gus Lilur Minta KPK Usut Dugaan Aliran Dolar di Muktamar NU

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:06

Quiles Juara Moto3 Mandalika, Veda Ega Finis Keenam

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:52

Koperasi Didorong Bergerak ke Sektor Produksi Hingga Keuangan

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:44

Mesir Tambah Beasiswa untuk Mahasiswa Kedokteran, Teknik, dan Sains Indonesia

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:42

20 Kapolres dan Kapolresta Pulau Jawa Dirombak Jenderal Suyudi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:33

Prabowo Bidik Penguatan Ekonomi RI-Mesir Lewat Perjanjian Dagang dan Dana Investasi Bersama

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:14

Krisman Harefa Gugat MSIG Life Insurance Indonesia Rp1 Miliar ke PN Jaksel

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:11

Muzakarah Tauhid Sufi Jadi Momentum Perkuat Persatuan Umat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:01

Selengkapnya