Berita

Operaisonal KDKMP. (Foto: Dokumentasi AKSES)

Bisnis

KDKMP Kembalikan Hak Rakyat Secara Fair

RABU, 20 MEI 2026 | 21:54 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pemerintah baru saja meresmikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara serentak pada Sabtu, 16 Mei 2026 yang dipusatkan di Nganjuk, Jawa Timur.

Menurut Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES) yang juga pakar koperasi, Suroto, dari beberapa KDKMP yang ditemuinya dan sudah beroperasi langsung memberikan pengaruh positif bagi rakyat. 

“Gas melon 3 kg dijual Rp16.000 di KDKMP sesuai Harga Eceran Tertinggi yang ditetapkan Pemerintah. Lalu semua ramai ramai meragukan dan membully,” kata Suroto dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026. 


Lanjut dia, inilah salah satu fungsi penyaluran barang subsidi melalui koperasi, dimana jalur distribusi yang merugikan rakyat akan terus dilawan dan dihapus. 

“Melalui KDKMP, seluruh barang barang subsidi akan dikembalikan secara fair,  agar tepat harga dan tepat sasaran, mengembalikan hak dan tak hanya itu,  fungsi penting koperasi adalah memang  kembalikan kekuasaan rakyat,” tegasnya.

Ia menemukan barang subsidi seperti Minyakita dijual sesuai HET. Selain itu, hasil penjualan di KDKMP juga bisa menjadi keuntungan rakyat ketika menjadi anggotanya.

“Ini baru dijual di 1.061 KDKMP yang diresmikan Presiden beberapa hari lalu. Kalau sudah masif di 83.000 KDKMP alias di seluruh desa dan kelurahan sekitar bulan November 2026 mendatang, pasti baru bakal terbuka mata semua bahwa selama ini sudah terlalu lama dikerjain mafia,” ungkapnya. 

“Pasti akan lebih syok lagi kalau KDKMP itu juga ternyata seluruh keuntungannya bakal dibagi ke seluruh rakyat Indonesia,” tandas Suroto.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya