Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Bisnis

RAPBN 2027, Prabowo Patok Belanja Negara hingga 14,80 Persen PDB

RABU, 20 MEI 2026 | 11:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mematok belanja negara pada RAPBN 2027 berada di kisaran 13,62 hingga 14,80 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Target tersebut disampaikan Prabowo saat memaparkan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 dalam rapat paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.

Presiden menjelaskan belanja negara akan diarahkan untuk mendukung berbagai program strategis dan sektor vital yang berkaitan langsung dengan kepentingan rakyat.


"Untuk mendukung berbagai program prioritas dan program-program vital kita, belanja negara direncanakan berada pada kisaran 13,62 hingga 14,80 persen dari PDB kita," ungkap Prabowo. 

Sementara itu, pendapatan negara dalam RAPBN 2027 ditargetkan berada pada kisaran 11,82 hingga 12,40 persen dari PDB. 

Dikatakan Prabowo, pemerintah juga menjaga defisit APBN 2027 pada kisaran 1,80 hingga maksimal 2,40 persen dari PDB. 

Nilai tukar rupiah diproyeksikan berada di rentang Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar Amerika Serikat, sementara inflasi dijaga pada kisaran 1,5 hingga 3,5 persen. 

Pemerintah turut menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada level 5,8 hingga 6,5 persen pada 2027 sebagai bagian dari upaya menuju pertumbuhan 8 persen pada 2029.

"Dengan strategi ekonomi yang tepat, kebijakan fiskal yang prudent dan berkelanjutan, saya yakin ekonomi Indonesia dapat tumbuh pada kisaran 5,8 hingga 6,5 persen di tahun 2027 menuju pertumbuhan ekonomi 8 persen pada tahun 2029," tegas Prabowo.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya