Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani (tengah) (Foto: Repro YouTube DPR)

Politik

Puan Sebut Paripurna DPR Jadi Momen Spesial karena Dihadiri Prabowo

RABU, 20 MEI 2026 | 10:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua DPR RI Puan Maharani menyebut Rapat Paripurna DPR RI Ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 menjadi momen spesial karena dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu disampaikan Puan usai membuka rapat paripurna di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.

Rapat paripurna tersebut beragendakan penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 oleh pemerintah.


“Rapat paripurna DPR RI hari ini sangat spesial karena dihadiri langsung oleh Presiden RI yang akan menyampaikan langsung Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 di hadapan Sidang Dewan yang terhormat,” ujar Puan disambut tepuk tangan peserta sidang.

Puan menjelaskan, KEM-PPKF Tahun 2027 merupakan rancangan awal yang menjadi dasar penyusunan APBN Tahun Anggaran 2027, sekaligus memuat arah kebijakan ekonomi makro dan kebijakan fiskal pemerintah.

Menurut dia, dokumen tersebut memiliki peran strategis karena tidak hanya berkaitan dengan postur APBN yang sehat dan berkelanjutan, seperti pendapatan negara, belanja negara, defisit, dan pembiayaan, tetapi juga menjadi instrumen untuk mengantisipasi berbagai risiko ekonomi domestik maupun global.

“Namun juga mengantisipasi berbagai risiko ekonomi yang dapat ditimbulkan baik dari dalam maupun luar negeri,” katanya.

Puan berharap KEM-PPKF 2027 mampu menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan inklusif.

Ia menilai pertumbuhan ekonomi tidak hanya harus berorientasi pada peningkatan angka Produk Domestik Bruto (PDB), tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, mengurangi kemiskinan dan kesenjangan, serta memperkuat daya saing nasional.

Selain itu, menurut Puan, asumsi makro dan arah fiskal dalam KEM-PPKF juga akan memberikan sinyal kepada investor, dunia usaha, pemerintah daerah, dan pelaku pasar terkait ruang gerak perekonomian nasional pada 2027.

“Isi dari KEM PPKF Tahun 2027 juga selalu menjadi harapan bagi seluruh rakyat Indonesia untuk dapat merasakan manfaat dari pembangunan nasional, sehingga kehidupan rakyat semakin mudah dan sejahtera,” ujar legislator PDIP tersebut.

Puan menambahkan, kehadiran Presiden Prabowo dalam penyampaian KEM-PPKF 2027 menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa arah penyusunan APBN 2027 ditujukan sebesar-besarnya bagi kepentingan rakyat.

“Kehadiran Bapak Presiden dalam menyampaikan KEM PPKF Tahun 2027 menjadi momentum yang penting dan strategis untuk menegaskan bahwa rancang bangun APBN 2027 diarahkan untuk memberikan manfaat nyata yang sebesar-besarnya bagi seluruh rakyat Indonesia,” tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya