Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kepala Detasemen Khusus (Kadensus) 88 Antiteror Irjen Sentot Prasetyo saat pembukaan Rakernis Densus 88. (Dok Densus 88)

Presisi

Densus 88 Ungkap Modus Rekrutmen Ekstremisme Lewat Platform Digital

RABU, 20 MEI 2026 | 08:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Media sosial dan game online dinilai menjadi sarana baru transformasi ancaman terorisme yang semakin kompleks dan multidimensional, terutama dengan menyasar anak-anak dan remaja.

Isu tersebut menjadi salah satu fokus pembahasan dalam pembukaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Densus 88 Antiteror Polri Tahun 2026 yang digelar pada 18–20 Mei 2026. Rakernis mengusung tema “Strategi Kolaboratif Presisi dalam Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan dan Terorisme guna Menjaga Stabilitas Kamtibmas Nasional.”

Juru Bicara Densus 88 AT Polri, Kombes Pol Mayndra Eka Wardhana mengatakan, pola ekstremisme saat ini telah berkembang dari model ideologis konvensional menuju bentuk baru seperti non coherent extremism dan nihilistic violent extremism.


“Fenomena ekstremisme yang mengarah kepada terorisme saat ini telah berkembang dari pola ideologis konvensional menuju berbagai bentuk baru yang dikenal sebagai non coherent extremism maupun nihilistic violent extremism. Media sosial, platform digital, hingga game online kini dimanfaatkan sebagai sarana rekrutmen, grooming, serta penyebaran kekerasan,” ujar Mayndra dalam keterangan resmi, Selasa, 19 Mei 2026.

Mayndra menjelaskan, Rakernis yang diikuti sekitar 670 peserta itu juga membahas peningkatan paparan radikalisme dan kekerasan terhadap anak.

Berdasarkan data tahun 2026, tercatat sebanyak 132 anak terpapar radikalisme di sejumlah provinsi. Selain itu, terdapat 115 anak yang terpapar paham kekerasan dan telah mendapat intervensi dari Densus 88 bersama Polda, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan terkait.

Hasil penelusuran menunjukkan, sebagian kasus berkaitan dengan komunitas digital seperti True Crime Community (TCC) yang dinilai memperlihatkan eskalasi menuju aksi kekerasan.

Selain membahas strategi preemtif, preventif, dan represif, forum tersebut juga menyoroti pentingnya penguatan literasi digital, deteksi dini di lingkungan sekolah dan keluarga, serta optimalisasi rencana kontinjensi Aman Nusa III.

Di sisi lain, Densus 88 AT Polri disebut berhasil mempertahankan status zero terrorist attack selama hampir tiga tahun berturut-turut.

Menurut Mayndra, capaian tersebut turut mendukung stabilitas nasional, meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri, serta memberikan dampak positif terhadap iklim investasi dan agenda strategis nasional maupun internasional.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya