Berita

Kepala Staf Presiden, Dudung Abdurachman (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

KSP Kawal Ketat Program BGN: Jangan Ada Oknum Cari Untung!

SELASA, 19 MEI 2026 | 20:11 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman, menegaskan komitmennya untuk mengawal ketat pelaksanaan program Badan Gizi Nasional (BGN) agar bebas dari praktik penyalahgunaan.

Hal itu disampaikan Dudung usai menerima kunjungan Kepala BGN, Dadan Hindayana, di Kantor KSP, Jakarta, Selasa malam, 19 Mei 2026. 

Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas berbagai persoalan terkait mekanisme kerja hingga pengawasan program prioritas pemerintah di bidang gizi.


“Tadi ada Kepala BGN ke sini, melaporkan tentang situasi di BGN, mekanisme kerja, termasuk hal-hal yang menonjol. Dan saya sampaikan kepada beliau, saya bilang bahwa KSP (Kantor Staf Presiden) akan mengawal ketat dan mengawasi program unggulan Bapak Presiden,” kata Dudung dalam konferensi pers.

Mantan Panglima Kostrad itu juga mengingatkan agar tidak ada pihak-pihak tertentu yang mencoba memanfaatkan program pemerintah untuk kepentingan pribadi. 

Menurutnya, pengawasan akan terus dilakukan secara intensif guna mencegah praktik manipulasi maupun permainan titipan proyek.

“Sehingga tidak ada oknum-oknum yang jual-jual titip atau memanipulasi berupa keuntungan. Ini jangan sampai terjadi dan saya akan cek terus,” tegasnya.

Dudung menambahkan, BGN juga meminta dukungan KSP dalam memperkuat pengawasan program karena cakupan kerja lembaga tersebut dinilai sangat besar. 

“Dan alhamdulillah kita sinergi dengan BGN, dan BGN pun minta untuk dibantu untuk pengawasan karena kan cukup banyak. Dan ini akan ditingkatkan kembali,” ujarnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya