Berita

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Pertahanan

KSAD Tegaskan Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ Atas Permintaan Pemda

SELASA, 19 MEI 2026 | 15:45 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak membantah anggapan bahwa pembubaran acara nonton bareng film Pesta Babi dilakukan atas instruksi pimpinan TNI.

Menurut Maruli, tindakan pembubaran dilakukan atas dasar permintaan pemerintah daerah yang mempertimbangkan situasi keamanan di wilayah masing-masing.

“Karena ada pembubaran kan dari pemerintah daerah untuk keamanan wilayah. Itu kan tanggung jawabnya, koordinator wilayah antara pejabat pemerintahan di sana menganggap ada risiko keributan,” kata Maruli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 19 Maret 2026. 


Ia menjelaskan, pemerintah daerah memiliki kewenangan dalam menjaga stabilitas dan situasi keamanan wilayah. Dalam konteks itu, aparat teritorial seperti Dandim diminta membantu pengamanan apabila dianggap ada potensi gangguan.

“Pemda punya koordinasi, mereka kan berwenang untuk mengamankan wilayah, mengamankan situasi-situasinya,” ujarnya.

Maruli juga menyinggung isi film yang menurutnya belum tentu sepenuhnya benar, sehingga muncul kekhawatiran dari pihak daerah terhadap potensi reaksi di masyarakat.

“Karena tingkat kebenarannya dari film itu juga kan belum tentu benar,” tegasnya.

Ia pun menegaskan tidak ada perintah khusus dari pimpinan TNI terkait pembubaran nobar film tersebut.

“Ya itu mereka (Pemda), tidak ada instruksi,” tandasnya.

Pernyataan Maruli sekaligus merespons sorotan publik yang menilai pembubaran nobar film Pesta Babi mencerminkan sikap antikritik terhadap karya atau narasi yang dianggap sensitif.


Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Babak Baru Perang Iran-AS: Apa yang Berbeda?

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:40

Telkom AI Connect Dorong Lahirnya Talenta Digital yang Berguna bagi Industri

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:20

Daftar Peraih Penghargaan Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Sabet Sepatu Emas

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:11

Daftar 6 Negara yang Lolos ke Piala Dunia 2030, Tuan Rumah Otomatis Melaju ke Putaran Final

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:00

Pakar Fisika Ulas Konsep Mimpi secara Ilmiah

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:53

Film Hope Na Hong-jin Tembus 1 Juta Penonton dalam 3 Hari, Pecahkan Rekor Box Office Korea 2026

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:53

Jangan Biarkan Indonesia Diceraiberaikan Perang Informasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:33

Tantangan Kembali ke UUD 1945

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:13

TNI-Polri Gagalkan Perdagangan Timah Ilegal Senilai Senilai Ratusan Juta

Selasa, 21 Juli 2026 | 02:55

Gibran Tak di Sebelah Prabowo

Selasa, 21 Juli 2026 | 02:40

Selengkapnya