Berita

Pelajar dan mahasiswa yang mengikuti program kunjungan ke Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 19 Mei 2026 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Ratusan Pelajar dan Mahasiswa Antusias Belajar Tata Negara Langsung di Istana

SELASA, 19 MEI 2026 | 14:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta kembali dipenuhi semangat belajar ratusan pelajar dan mahasiswa melalui program “Istana untuk Anak Sekolah”, Selasa, 19 Mei 2026. 

Sebanyak 500 peserta yang terdiri dari mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Budi Luhur (UBL), serta siswa SMPN 94 dan SMPN 4 Jakarta mendapat kesempatan mengenal lebih dekat pemerintahan dan sejarah ketatanegaraan Indonesia langsung dari pusat pemerintahan negara.

Kegiatan diawali di Aula Hoegeng, tempat para peserta menerima materi mengenai pemerintahan dan tata negara. 


Antusiasme terlihat sejak pagi ketika para siswa dan mahasiswa menyimak penjelasan sebelum diajak memasuki kawasan Istana Kepresidenan. 

Mereka kemudian berkeliling ke sejumlah titik penting seperti Istana Merdeka, Kantor Presiden, hingga Istana Negara yang selama ini hanya mereka lihat melalui televisi maupun media sosial.

Mahasiswa Kriminologi Universitas Budi Luhur, Abielle Darren, mengaku tak menyangka bisa melihat langsung bagian dalam kompleks Istana.  

“Awalnya saya ekspektasi itu hanya di luarnya saja. Tetapi ternyata bisa masuk ke dalamnya juga. Yang biasa saya lihat di berita biasanya kan, akhirnya saya bisa lihat langsung. Cita-cita saya itu kalau gak menjadi kriminolog, menjadi politisi juga,” kata dia.

Kesan serupa disampaikan mahasiswa UGM, Salsabilah Azzahra. Ia menilai program tersebut memberi pengalaman belajar yang berbeda karena peserta dapat melihat langsung berbagai koleksi dan bangunan bersejarah di lingkungan Istana Negara. 

“Harapan saya Istana Negara dapat menerima mahasiswa maupun siswa dari SD hingga SMA untuk berkunjung langsung ke istana negara ini, karena begitu banyak pelajaran yang bisa kita ambil, dan kita banyak menyaksikan berbagai koleksi-koleksi yang dimiliki,” ungkapnya.

Sementara itu, Richwan dari Program Studi Pengelolaan Arsip dan Rekaman Informasi Sekolah Vokasi UGM menyoroti pentingnya pelestarian sejarah dan dokumentasi negara yang dilakukan di lingkungan Istana Kepresidenan. 

Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran langsung mengenai pengelolaan informasi dan cagar budaya negara. 

“Kita belajar untuk bagaimana Sekretaris Negara dan juga Istana itu merawat dan juga melestarikan cagar budaya yang ada di sini, karena itu sebagai bentuk dari pengelolaan proses mendokumentasikan informasi yang ada,” ujar Richwan.

Antusiasme juga datang dari para siswa SMP yang mengikuti kegiatan tersebut. Alzena, siswi SMP 4 Jakarta, mengaku termotivasi menjadi pemimpin bangsa setelah mendapat kesempatan berbicara di podium. 

“Saya merasa sangat bersemangat sekali, berbicara di depan banyak sekali orang, dan juga di depan bapak dan ibu, membuat saya merasa sangat bersemangat, merasa sangat terinspirasi, termotivasi untuk menjadi seorang pemimpin terutama sebagai pemimpin bangsa,” kata dia.

Di akhir kunjungan, para siswa SMPN 94 Jakarta juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas kesempatan langka tersebut. 

“Terima kasih ya Bapak Prabowo sudah undang kami semua untuk datang ke Istana Merdeka. Terima kasih Bapak,” ucap mereka.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya