Berita

Oktasari Sabil. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

SENIN, 18 MEI 2026 | 19:46 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Oktasari Sabil resmi meraih gelar doktor (S3) bidang Manajemen setelah menyelesaikan pendidikan di Management and Science University (MSU) Malaysia. 

Prosesi wisuda yang dijalani Oktasari berlangsung pada Minggu, 18 Mei 2026.

Pencapaian akademik tersebut menjadi sorotan karena penelitian yang diangkat Oktasari Sabil membahas strategi Partai Gerindra dalam membangun perhatian dan dukungan pemilih menjelang pemilu.


Dalam disertasinya, Oktasari mengangkat judul “Influence of Public Service Determinants on the Political Communication Strategies of the Gerindra Party in East Jakarta: Mediating Role of Voter Attention to Elections.” 

Penelitian tersebut menganalisis pengaruh faktor pelayanan publik terhadap strategi komunikasi politik Partai Gerindra, dengan perhatian pemilih terhadap pemilu sebagai variabel mediasi.

Penelitian itu juga menyoroti pentingnya pelayanan publik, pendekatan sosial, serta strategi komunikasi partai dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat pada proses demokrasi.

Selain disertasi doktoralnya, Oktasari juga berhasil menerbitkan jurnal ilmiah bereputasi internasional Scopus Q1 dengan judul “Unpacking Political Communication in the Gerindra Party: The Roles of Economic and Social Support Through SMART-PLS Analysis.”

Atas capaian akademik tersebut, Oktasari memperoleh penilaian akademik dengan predikat A?"B+ dari tim penguji internasional di MSU Malaysia.

Oktasari menyampaikan bahwa penelitian yang dilakukan diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan komunikasi politik, tata kelola organisasi, serta peningkatan kualitas demokrasi di Indonesia.

“Harapannya ilmu dan penelitian ini dapat memberikan manfaat nyata bagi pengembangan komunikasi politik yang lebih efektif dan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin 18 Mei 2026.

Selain aktif di dunia akademik, Oktasari juga dikenal sebagai CEO Indonesia Raya Academy, serta Ketua Emud (Emak Muda) Relawan Prabowo.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya