Berita

Ketua Komisi XI DPR RI, Muhammad Misbakhun. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

SENIN, 18 MEI 2026 | 18:55 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

DPR RI bakal menagih komitmen Bank Indonesia untuk memperkuat nilai tukar Rupiah mulai Juni 2026. 

Desakan itu muncul di tengah pelemahan rupiah yang terus berlanjut dan kini berada di kisaran Rp17.663 per Dolar AS. Sementara dalam asumsi makro APBN 2026, nilai tukar Rupiah disepakati berada di level Rp16.500.

“Kita meminta kepada Bank Indonesia melakukan langkah-langkah yang sungguh-sungguh bagaimana melakukan upaya stabilisasi nilai tukar Rupiah kepada kesepakatan politik yang kita punya,” kata Ketua Komisi XI DPR RI, Muhammad Misbakhun di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin, 18 Mei 2026.


Menurutnya, BI dalam rapat bersama Komisi XI menyampaikan bahwa secara historis rupiah biasanya mengalami penguatan pada Juni, Juli, Agustus, hingga September. 

Namun, hingga pertengahan Mei ini, rupiah disebut belum pernah menyentuh level Rp16.500 sejak awal tahun.

“Nah inilah yang harus dijadikan perhatian oleh Bank Indonesia bagaimana nanti supaya rata-rata nilai tukar itu bisa sesuai dengan asumsi makro,” ujarnya.

Misbakhun menilai pelemahan Rupiah saat ini sudah memberi tekanan nyata terhadap aktivitas impor dan berpotensi memicu inflasi, terutama bagi sektor industri yang masih bergantung pada bahan baku luar negeri.

Karena itu, Komisi XI meminta BI melakukan operasi moneter yang terukur untuk mengembalikan nilai tukar Rupiah mendekati target APBN.

“Terukur itu jelas parameternya, yaitu dikembalikan ke Rp16.500,” tegasnya.

Ia memastikan DPR akan terus mengevaluasi kinerja BI secara berkala melalui rapat-rapat di setiap masa sidang, termasuk memantau realisasi janji penguatan Rupiah yang disampaikan bank sentral mulai pertengahan tahun ini.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya