Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

SENIN, 18 MEI 2026 | 09:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa urusan pangan bukan sekadar agenda pembangunan, melainkan persoalan fundamental menyangkut hidup dan mati sebuah bangsa. 

Mengutip pernyataan di Nganjuk, Jawa Timur, Senin, 18 Mei 2026, Prabowo menekankan bahwa mandat sebagai presiden mengharuskannya memastikan kebutuhan dasar rakyat terpenuhi.

“Saya sebagai Presiden, mandataris rakyat. Saya yang disumpah. Saya bertanggung jawab kalau bangsa ini lapar. Tidak akan ada orang lain yang akan dihujat,” kata Prabowo.


Menurut Presiden, pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi salah satu instrumen strategis pemerintah untuk memperkuat fondasi ekonomi rakyat dari desa, sekaligus memutus berbagai persoalan klasik seperti jerat tengkulak, lemahnya distribusi hasil anen, keterbatasan fasilitas penyimpanan, hingga akses pembiayaan yang selama ini menahan kemajuan masyarakat kecil.

Sebagai mantan prajurit, Prabowo mengaku memahami betul bahwa kekuatan bangsa sangat bergantung pada kecukupan pangan. Pengalaman panjang di dunia militer membentuk keyakinannya bahwa pasukan, bahkan negara, tidak akan mampu bertahan tanpa jaminan makanan yang cukup.

“Karena itu saya mengerti pentingnya pangan. Dan selalu saya katakan, pangan adalah masalah hidup dan mati,” tegas Prabowo.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya