Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Alarm Merah Energi Global: Stok Minyak Dunia Menyusut Drastis

SENIN, 18 MEI 2026 | 07:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Cadangan minyak dunia dilaporkan terus menyusut dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya akibat gangguan pasokan dari Timur Tengah. 

Situasi ini dipicu oleh masih tertutupnya Selat Hormuz, jalur penting pengiriman minyak global yang selama ini menjadi urat nadi perdagangan energi dunia.

Badan Energi Internasional atau IEA memperingatkan bahwa harga minyak dan bahan bakar kemungkinan akan terus naik menjelang puncak permintaan musim panas. Menurut IEA, cadangan minyak yang terus menipis di tengah gangguan pasokan berkepanjangan bisa memicu lonjakan harga yang lebih besar dalam waktu dekat.


Saat ini pasar minyak memang belum sepenuhnya merasakan dampaknya karena masih ditopang oleh stok minyak komersial, cadangan strategis pemerintah, dan kapal tanker yang masih dalam perjalanan. Namun CEO Exxon Mobil Darren Woods mengingatkan bahwa cadangan tersebut tidak akan mampu menopang pasar selamanya. 

“Kami memperkirakan jika kondisi ini terus terjadi dan selat tetap tertutup, harga minyak akan terus naik di pasar,” ujarnya, dikutip dari CNBC International, Senin 18 Mei 2026.

Sementara Bank UBS memperkirakan total cadangan minyak global akan mendekati rekor terendah pada akhir Mei 2026. Dari posisi sekitar 8 miliar barel pada Februari, stok minyak diperkirakan turun menjadi hanya 7,6 miliar barel. 

Analis JPMorgan Chase mengatakan kondisi ini dapat memberi tekanan serius pada rantai pasokan energi global. Mereka menilai, meskipun angka miliaran barel terlihat besar, sebenarnya hanya sekitar 800 juta barel yang benar-benar tersedia untuk digunakan tanpa mengganggu sistem distribusi.

Sebagian besar stok lainnya dibutuhkan agar pipa, tangki, dan jaringan distribusi tetap dapat beroperasi normal. Kepala strategi komoditas global JPMorgan, Natasha Kaneva, menggambarkan situasi ini seperti aliran darah dalam tubuh manusia. 

“Sistem tidak gagal karena minyak habis, tetapi karena jaringan sirkulasinya tidak lagi memiliki volume yang cukup,” katanya.

JPMorgan memperkirakan cadangan minyak dunia bisa turun hingga 6,8 miliar barel pada September apabila Selat Hormuz masih ditutup. Sementara itu, Rapidan Energy memperingatkan stok bahan bakar olahan dapat mencapai level kritis lebih cepat, yakni pada Juli atau Agustus. Menurut lembaga tersebut, kondisi itu bisa membuat ekonomi global “macet” karena infrastruktur transportasi kesulitan memperoleh bahan bakar dengan harga berapa pun.

Meski demikian, para analis menilai kemungkinan cadangan minyak benar-benar mencapai titik kritis masih kecil. Sebelum itu terjadi, harga minyak diperkirakan akan melonjak tajam untuk menekan permintaan. Namun dampaknya tetap berat karena dapat memicu perlambatan ekonomi global yang parah sebelum memasuki kuartal ketiga 2026.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya