Berita

Talkshow Marapi Consulting & Advisory bertema “Masa Depan Alutsista Nasional: Teknologi, Industri Strategis dan Kemandirian Pertahanan Indonesia” pada 11 Mei 2026. (Foto: Istimewa)

Politik

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

JUMAT, 15 MEI 2026 | 20:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Upaya pemerintah untuk terus memodernisasi platform alat utama sistem persenjataan (alutsista), didukung mantan Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI), Laksamana Madya TNI (Purn) Desi Albert Mamahit.

Bentuk dukungan dari Desi Mamahit, adalah dengan mengingatkan Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, agar bersiap dalam hal finansial jika serius meningkatkan kemampuan platform alutsista untuk pengembang sistem keamanan negara.

Dalam Video Talkshow yang dirilis Marapi Consulting & Advisory bertema “Masa Depan Alutsista Nasional: Teknologi, Industri Strategis dan Kemandirian Pertahanan Indonesia” pada 11 Mei 2026, Desi Mamahit menegaskan regulasi untuk pengadaan alutsista sudah jelas.


“Mulai dari strategi nasional, terdapat kebijakan umum pertahanan negara (Jakkumhanneg) yang menjelaskan ancaman di masa kini dan masa yang akan datang, serta cara menyikapinya,” ujar dia dikutip redaksi pada Jumat, 15 Mei 2026. 

“Salah satunya terkait penambahan kekuatan, termasuk pengadaan alutsista, yang diturunkan ke bawah dalam Rencana Strategis (Renstra) lima tahunan dan rencana tahunan,” sambung Desi Mamahit.

Mantan Rektor Universitas Pertahanan itu menegaskan, pada dasarnya pengadaan alutsista merujuk pada prediksi ancaman yang ada dalam kebijakan strategis dan perkembangan teknologi, sehingga tetap perlu dipersiapkan untuk penganggarannya.

“Seluruh kebijakan pertahanan dan pengadaan telah dibahas oleh pemerintah dan DPR. Keinginan adanya anggaran yang besar dari bawah (matra TNI) harus disesuaikan dengan keterbatasan keuangan negara,” urainya

Oleh karena itu, Desi Mamahit menyarankan kepada Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk menyesuaikan kondisi fiskal negara dengan strategi pengembangan platform alutsista yang dimiliki RI saat ini.

“Ketika kita membeli platform, kita juga memikirkan sistem persenjataannya, dan untuk mengatasi ancaman tertentu pasti sudah ada senjata yang disesuaikan,” kata mantan Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI AL ini.

“Untuk perencanaan, semua sudah tercakup, hanya pelaksanaan nya bertahap diisi, mulai dari platform dulu,” demikian Desi Mamahit menambahkan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Kejagung Periksa 6 Saksi Kasus Korupsi BGN

Selasa, 25 Agustus 2026 | 04:12

Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, Harus Dicegah dan Diusut

Selasa, 25 Agustus 2026 | 04:00

Bung Karno Sang Orator

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:38

Tangis Megawati Pecah saat Wajah Bung Karno Muncul di Langit Gelora Bung Tomo

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:20

Jangan Takut, tapi Tetap Waspada soal Isu Rusuh Agustus Jilid II

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:07

15 Saksi Dugaan Penyalahgunaan Pelimpahan Nomor Porsi Haji 2026 Diperiksa

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:33

Tim Hukum Hukum Ungkap 30 Pelanggaran Penanganan Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:20

DSI Resmi Beroperasi, Ini Jajaran Direksi dan Komisarisnya

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:02

Soekarno Cup 2026 Libatkan 400 Talenta Muda

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:31

Mustahil Sjafrie Larang Mahasiswi Unhan Berjilbab

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya