Berita

Ilustrasi (Imagined by Babbe)

Bisnis

Wall Street Perkasa: Nasdaq Cetak Rekor

JUMAT, 15 MEI 2026 | 08:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Amerika Serikat (AS) menguat didorong sektor teknologi dan kecerdasan buatan (AI) serta dan optimisme investor terhadap hubungan AS dan Tiongkok. 

Dikutip dari CNBC International, Jumat 15 Mei 2026, pada penutupan perdagangan Kamis, indeks Dow Jones Industrial Average kembali menembus level psikologis 50.000 setelah naik 370,26 poin atau 0,75 persen ke posisi 50.063,46. 

Sementara S&P 500 menguat 0,77 persen dan ditutup di level 7.501,24, sedangkan Nasdaq Composite naik 0,88 persen menjadi 26.635,22. S&P 500 dan Nasdaq bahkan mencetak rekor tertinggi baru, baik secara intraday maupun saat penutupan perdagangan.


Penguatan pasar terutama ditopang oleh lonjakan saham Cisco Systems yang melonjak sekitar 13 persen setelah perusahaan melaporkan pendapatan kuartalan di atas ekspektasi Wall Street. Cisco juga menaikkan proyeksi bisnisnya serta mengumumkan restrukturisasi yang mencakup pengurangan hampir 4.000 karyawan.

Kenaikan saham Cisco ikut mengangkat Dow Jones kembali ke atas level 50.000. Selain Cisco, saham Nvidia juga naik lebih dari 4 persen setelah muncul laporan bahwa pemerintah AS memberikan izin kepada sekitar 10 perusahaan Tiongkok untuk membeli chip AI H200 buatan Nvidia.

Reli pasar juga didukung oleh penguatan saham Amazon. Dalam dua bulan terakhir, saham Cisco telah naik 47 persen, sementara Amazon dan Nvidia masing-masing menguat sekitar 28 persen dan 30 persen.

Di sisi lain, saham Boeing justru turun 3,8 persen setelah Presiden Donald Trump mengatakan Tiongkok hanya akan membeli 200 pesawat Boeing. Jumlah itu dinilai lebih rendah dibanding ekspektasi analis yang sebelumnya memperkirakan potensi pesanan hingga 500 pesawat.

Saham-saham terkait kripto juga ikut melonjak setelah Senat AS mulai membahas regulasi baru untuk industri aset digital. Saham Coinbase naik hampir 9 persen, sementara saham perusahaan investasi kripto lainnya turut menguat seiring kenaikan harga Bitcoin.

Sorotan besar lainnya datang dari debut saham Cerebras Systems di Nasdaq. Produsen chip AI tersebut dibuka di harga 350 Dolar AS per saham, melonjak hampir 90 persen dibanding harga IPO di 185 Dolar AS. Nilai perusahaan kini mendekati 70 miliar Dolar AS, menjadikannya salah satu IPO teknologi terbesar di AS sejak Uber Technologies melantai di bursa pada 2019.

Di tengah penguatan pasar saham, investor masih mencermati perkembangan geopolitik dan inflasi global. Pertemuan Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping di Beijing menjadi perhatian utama pasar, terutama terkait konflik Iran dan stabilitas pasokan energi dunia.

Kedua negara disebut sepakat bahwa Selat Hormuz harus tetap terbuka untuk menjaga kelancaran distribusi minyak global. Kondisi ini penting karena konflik di Timur Tengah masih menekan harga energi dan memicu kekhawatiran inflasi di pasar internasional.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya