Berita

Representative Image (Foto: TRT World)

Dunia

Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Tanpa Sepengetahuan Irak

MINGGU, 10 MEI 2026 | 10:23 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Israel dilaporkan diam-diam membangun pangkalan militer rahasia di wilayah gurun Irak untuk mendukung serangan udara terhadap Iran di tengah perang kawasan yang meletus sejak akhir Februari. 

Mengutip laporan The Wall Street Journal, Minggu, 10 Mei 2026, fasilitas tersembunyi itu didirikan sebelum perang Iran dengan sepengetahuan Amerika Serikat, namun tanpa diketahui maupun disetujui oleh pemerintah Irak.

Pangkalan tersebut disebut menjadi pusat logistik penting bagi angkatan udara Israel dalam menjalankan operasi militer terhadap Iran. 


Selain menopang serangan udara, lokasi itu juga dilaporkan digunakan sebagai basis tim pencarian dan penyelamatan Israel selama perang berlangsung.

Keberadaan fasilitas rahasia itu nyaris terungkap pada awal Maret setelah media pemerintah Irak melaporkan seorang penggembala melihat aktivitas militer mencurigakan di area gurun.

Temuan tersebut mendorong pasukan Irak bergerak ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.

Namun sebelum pasukan Irak mencapai area tersebut, Israel disebut melancarkan serangan udara untuk mencegah situs itu terbongkar. 

Serangan tersebut menewaskan seorang tentara Irak dan langsung memicu kecaman keras dari Baghdad.

“Operasi gegabah ini dilakukan tanpa koordinasi atau persetujuan,” kata Wakil Komandan Komando Operasi Gabungan Irak, Qais Al-Muhammadawi, kepada media pemerintah.

Militer Israel menolak berkomentar atas laporan tersebut. 

Sementara itu, ketegangan regional terus meningkat tajam sejak 28 Februari, memicu serangan balasan Iran serta penutupan Selat Hormuz, sebelum akhirnya gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan. 

Meski demikian, Presiden AS Donald Trump kemudian mengumumkan perpanjangan masa gencatan tanpa menetapkan tenggat waktu, menandakan situasi kawasan masih rapuh.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya