Berita

Ilustrasi (Imagined by Babbe)

Bisnis

Bursa Eropa

Eskalasi Global Tekan STOXX 600 ke Zona Merah

SABTU, 09 MEI 2026 | 07:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa ditutup melemah untuk sesi kedua berturut-turut pada Jumat 8 Mei 2026 waktu setempat. 

Hal ini dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik antara AS dan Iran yang memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global. 

Sentimen pasar juga tertekan oleh ancaman tarif baru dari Presiden AS Donald Trump terhadap Uni Eropa jika negosiasi perdagangan gagal mencapai kesepakatan.


Dikutip dari Trading Economics, indeks STOXX 50 turun 1,1 persen ke level 5.905, sementara STOXX 600 melemah 0,8 persen ke 612. 

Investor kembali mengurangi eksposur pada aset berisiko setelah laporan serangan terhadap kapal tanker dan kapal militer di Selat Hormuz meredupkan harapan tercapainya perdamaian di Timur Tengah.

Saham sektor konsumsi dan industri menjadi penekan utama pasar. Hermès, Adidas, dan Inditex masing-masing turun lebih dari 2,5 persen. 

Di sektor pertahanan dan industri, saham Safran melemah sekitar 3 persen, sementara Rheinmetall anjlok tajam usai laporan keuangan yang mengecewakan.

Di Prancis, indeks CAC 40 turun 1,1 persen ke 8.113. Saham perbankan seperti BNP Paribas dan AXA ikut terkoreksi, disertai pelemahan saham barang mewah LVMH dan Hermes masing-masing 1,2 persen dan 2,4 persen. Namun, saham energi TotalEnergies berhasil menguat seiring kenaikan harga minyak.

Sementara itu, DAX Frankfurt merosot 1,3 persen ke 24.339. Rheinmetall menjadi saham dengan penurunan terdalam setelah target harga sahamnya dipangkas JPMorgan. Daimler Truck dan Commerzbank juga mencatat pelemahan signifikan.

Berbeda dengan bursa utama Eropa lainnya, FTSE MIB Italia cenderung bergerak datar di level 49.289. Kenaikan saham sektor energi seperti Eni, Prysmian, dan Tenaris membantu menahan tekanan pasar, meski saham perbankan termasuk UniCredit dan Intesa Sanpaolo masih bergerak di zona merah.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya