Berita

Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais. (Foto: Istimewa)

Suluh

Siapa Menko yang Curhat ke Amien Rais?

JUMAT, 08 MEI 2026 | 16:38 WIB | OLEH: AHMAD KIFLAN WAKIK

KETUA Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais kini tengah menjadi spotlight publik dengan ucapannya.

Setelah ramai video yang belakangan di takedown, Amien Rais lagi-lagi melempar pernyataan tajam pada pemerintah.

Tepatnya, sasaran Amien Rais adalah Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.


Di sela Musyawarah Nasional Partai Ummat di Yogyakarta pada Sabtu malam, 2 Mei 2026, Amien menyebut ada Menteri Koordinator susah ketemu Presiden Prabowo Subianto.

Sebabnya, kata mantan Ketua Umum PAN itu, ada sosok Teddy yang memilah siapa saja tamu yang bisa bertemu Prabowo.

Amien mengaku dia mendengar langsung dari seorang menteri koordinator yang bercerita kepadanya bahwa menteri tersebut kesulitan menemui Prabowo karena diatur oleh Teddy.

"Menko itu cerita, 'Mas Amin, saya itu kadang-kadang mau ketemu presiden tidak bisa karena kata Teddy tidak ada waktu atau belum ada waktu,' begitu," ujar Amien menirukan sang menteri. 

Pernyataan Amien ini menjadi bola liar. Publik berasumsi siapa sosok yang curhat pada Amien.

Jika ditelisik, Presiden Prabowo punya 7 menteri koordinator di Kabinet Merah Putih.

Mereka adalah Djamari Chaniago, Yusril Ihza Mahendra, Airlangga Hartarto, Zulkifli Hasan, Pratikno, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Muhaimin Iskandar.

Dari 7 nama itu ada Zulkifli Hasan yang mungkin paling dekat dengan sosok Amien Rais.

Zulhas adalah junior Amien di PAN. Bahkan, kini Zulhas yang menjabat Menteri Koordinator Bidang Pangan juga duduk sebagai Ketua Umum PAN.

Entah siapa sosok Menko yang dimaksud Amien Rais.

Bisa saja benar Zulhas yang curhat karena kedekatan. Atau salah satu dari nama lainnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya