Berita

Foto yang beredar di media sosial seorang tentara Israel melecehkan patung Bunda Maria dengan menempelkan rokok di mulut patung tersebut (Foto: BBC)

Dunia

Tentara Israel Lecehkan Patung Bunda Maria di Lebanon

JUMAT, 08 MEI 2026 | 12:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Aksi tidak pantas yang dilakukan seorang tentara Israel terhadap patung Bunda Maria di Lebanon selatan memicu kemarahan publik dan kecaman dari kalangan gereja. 

Foto yang beredar luas di media sosial memperlihatkan seorang tentara Israel merokok sambil menyelipkan sebatang rokok di mulut patung Bunda Maria di desa Kristen Debel, wilayah yang kini diduduki pasukan Israel.

Insiden tersebut menambah daftar kontroversi militer Israel di Lebanon setelah bulan lalu seorang tentara lainnya terekam menghantam patung Yesus yang tersalib menggunakan palu godam di desa yang sama. 


Aksi itu kembali memantik tudingan bahwa sebagian personel militer Israel tidak menghormati simbol-simbol keagamaan.

Militer Israel menyebut tindakan prajurit itu sangat parah dan sepenuhnya menyimpang dari nilai-nilai satuan. Pihaknya mengaku tengah menyelidiki kasus tersebut. 

Pemimpin jemaat Debel, Pastor Fadi Felfeli, mengaku sangat tersinggung dengan tindakan tersebut, terlebih setelah sebelumnya militer Israel juga meminta maaf atas perusakan patung salib di desa yang sama. 

“Jujur saja, masalah ini benar-benar memprovokasi kami, terutama setelah permintaan maaf terkait salib itu,” ujarnya, seperti dikutip dari BBC, Jumat, 8 Mei 2026. 

Felfeli menilai tindakan itu mencerminkan sikap intoleran dan fanatisme sebagian oknum tentara Israel. 

“Hal ini juga menunjukkan bahwa ada individu-individu di dalam militer (Israel) yang kurang beretika dan berintegritas serta fanatik. Ini mencerminkan fanatisme yang sangat besar,” tegasnya.

Ia memastikan patung Bunda Maria tidak rusak, namun tetap menyebut tindakan tersebut benar-benar tidak etis dilakukan. 

Kecaman juga datang dari perwakilan Gereja Katolik Roma di Tanah Suci yang menyebut aksi tentara Israel sebagai perilaku tidak sopan dan keterlaluan. 

Mereka mendesak pemerintah Israel dan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) memberikan pesan tegas bahwa perilaku seperti itu tidak bisa diterima dan tidak boleh terulang.

Kontroversi ini terjadi di tengah konflik yang terus membara di Lebanon selatan. Ribuan tentara Israel masih bertahan di sejumlah wilayah meski gencatan senjata dengan kelompok Hizbullah telah diberlakukan sejak April lalu. 

Serangan udara dan baku tembak antara kedua pihak masih terus berlangsung dan menelan korban jiwa di kedua kubu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya