Berita

Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta.(Foto: Istimewa)

Nusantara

Diduga Ada Budaya Patronase di Dinas Sosial DKI

JUMAT, 08 MEI 2026 | 05:59 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Koordinator Koalisi Warga Jakarta untuk Pemerintahan Bersih (Kowarta-PB), Roni Abdurrahman, menyoroti dugaan masih kuatnya budaya patronase dan praktik internal birokrasi lama di lingkungan Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta. 

"Kondisi tersebut berpotensi mengganggu kualitas pelayanan sosial kepada masyarakat," kata Roni, dikutip Jumat 8 April 2026.

Roni mengatakan, sorotan publik muncul di tengah kebijakan pemotongan anggaran dan tuntutan efisiensi di berbagai sektor pelayanan publik. 


Namun di sisi lain, masyarakat justru melihat adanya perjalanan rombongan pejabat, termasuk kegiatan yang disebut dilakukan hingga ke luar daerah maupun luar negeri.

“Publik tentu mempertanyakan ketika ada pejabat yang masih melakukan perjalanan rombongan dan kegiatan yang terkesan tidak sensitif terhadap situasi,” kata Roni.

Roni menyebut, berdasarkan informasi yang diterimanya, sejumlah anggota koperasi disebut diminta patungan untuk membeli oleh-oleh bagi pimpinan dan beberapa pejabat terkait. 

“Persoalannya bukan sekadar soal jalan-jalan atau kegiatan internal, tetapi adanya dugaan kultur birokrasi yang membebani bawahan dan terus dipelihara,” kata Roni.

Selain itu, Kowarta-PB juga menyoroti dugaan tradisi “setor-setoran” dan pengumpulan dana internal yang disebut telah berlangsung sejak era sebelumnya. 

Roni mengaku menerima informasi mengenai praktik urunan pegawai untuk berbagai kepentingan pejabat, mulai dari acara pernikahan keluarga, keberangkatan ibadah haji, hingga pengadaan sapi menjelang Idul adha.

“Kalau praktik seperti ini benar terjadi dan dianggap biasa, maka reformasi birokrasi hanya menjadi slogan administratif tanpa perubahan kultur,” kata Roni. 

Ia meminta Pemprov DKI Jakarta melakukan audit internal dan evaluasi menyeluruh terhadap kultur birokrasi di Dinas Sosial. 

“Dinas Sosial seharusnya menjadi wajah paling manusiawi dari negara,” kata Roni.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Kini Posko Pengungsian Korban Gempa NTT Tersedia Internet Gratis

Selasa, 18 Agustus 2026 | 01:45

HUT ke-81 RI Momen Memperkuat Kebersamaan dan Gotong Royong

Selasa, 18 Agustus 2026 | 01:28

Merdeka Bernegara, Jalan Panjang Berbangsa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 01:00

32 Kendaraan Hias Semarakkan Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara di Monas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:50

Langkah Cepat Polri Tangani Korban Gempa NTT Tuai Apresiasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:30

Polda Malut Terima 16 Senjata Api Ilegal dari Warga

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:05

Saatnya Indonesia Berdaulat dalam Sektor Pangan dan Energi

Senin, 17 Agustus 2026 | 23:45

Upaya Menjaga Kedaulatan Pilihan Pengurus NU

Senin, 17 Agustus 2026 | 23:22

BCA dan Pegadaian Luncurkan Layanan Tabungan Emas di myBCA

Senin, 17 Agustus 2026 | 22:51

Listrik dan Telekomunikasi di Flores Hampir Pulih 100 Persen

Senin, 17 Agustus 2026 | 22:50

Selengkapnya