Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Emas Melambung ke Level Tertinggi di Tengah Harapan Damai AS-Iran

KAMIS, 07 MEI 2026 | 07:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas mencatatkan kenaikan signifikan mencapai level tertinggi dalam lebih dari satu pekan terakhir. 

Penguatan ini didorong oleh meningkatnya optimisme pasar terhadap potensi tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran, sebuah sentimen yang meredakan kekhawatiran atas inflasi tinggi dan kebijakan suku bunga ketat yang berkepanjangan.

Di pasar spot, emas melonjak tajam 2,8 persen ke posisi 4.685,23 per ons, pada penutupan perdagangan Rabu 6 Mei 2026,  menandai level tertinggi sejak akhir April lalu. 


Senada dengan pasar spot, emas berjangka Amerika Serikat untuk kontrak Juni juga ditutup melambung 2,8 persen ke level 4.694,30 Dolar AS per ons.

Selain faktor geopolitik, penguatan logam mulia ini turut mendapat sokongan dari pelemahan Indeks Dolar AS (DXY) sebesar 0,4 persen. Penurunan nilai tukar greenback membuat emas menjadi lebih murah dan menarik bagi para investor yang memegang mata uang selain Dolar.

Peter Grant, Vice President Zaner Metals, menjelaskan bahwa prospek kesepakatan final antara Washington dan Teheran memberikan napas lega bagi pasar. Kejatuhan harga minyak global—di mana Brent mendekati 100 Dolar AS per barel akibat isu perdamaian ini—secara langsung menurunkan ekspektasi inflasi yang selama ini membayangi ekonomi dunia.

Kondisi ini mengubah proyeksi pasar terhadap kebijakan moneter Federal Reserve. Saat kekhawatiran inflasi mereda, tekanan bagi bank sentral untuk mempertahankan suku bunga tinggi mulai berkurang. Hal ini menjadi katalis positif bagi emas, mengingat aset safe haven ini biasanya tertekan dalam lingkungan suku bunga tinggi karena tidak memberikan imbal hasil (yield).

Tren positif ini tidak hanya dinikmati oleh emas. Logam mulia lainnya mencatatkan reli yang jauh lebih agresif pada hari yang sama. Harga perak spot melesat tajam 6 persen ke posisi 77,16 Dolar AS per ons, disusul oleh platinum yang melompat 4,7 persen menjadi 2.044,00 Dolar AS serta paladium yang menguat 3,3 persen ke level 1.535,00 per ons Dolar AS.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya