Berita

Kiai Asyhari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang menjadi tersangka pencabulan terhadap puluhan santriwati (tengah). (Foto: Facebook)

Presisi

Polisi Bakal Jemput Paksa Kiai Cabul Pati

RABU, 06 MEI 2026 | 04:08 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Polresta Pati masih memberi kesempatan dengan pemanggilan kedua dan ketiga terhadap Kiai Asyhari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo di di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, yang tersandung kasus pencabulan terhadap puluhan santriwati.

Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadiyan Widya Wiratama mengatakan, hingga Selasa malam, 5 Mei 2026, Asyhari hanya mengirimkan penasihat hukumnya untuk mengonfirmasi ketidakhadirannya.

”Yang hadir hanya penasihat hukum. Sementara tersangka tidak datang sampai malam,” kata Kompol Dika, dikutip dari RMOLJateng.


Kompol Dika berkomitmen untuk bertindak profesional dan tidak akan membiarkan perkara ini berlarut-larut. Polisi juga menangkap indikasi ada  upaya tersangka untuk menghindar. 

Jika alasan ketidakhadiran sengaja atau terdapat risiko tersangka melarikan diri, prosedur jemput paksa menjadi sebuah pilihan. 

"Kami masih memberikan kesempatan untuk datang secara baik-baik hari ini. Namun, jika tetap tidak kooperatif, kami jemput paksa,” kata Kompol Dika. 

Dilaporkan terdapat sekitar 50 santriwati yang menjadi korban asusila Asyhari. 

Mayoritas korban merupakan anak di bawah umur yang masih duduk di bangku SMP kelas VII hingga IX.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya