Berita

Duta Besar RI untuk Iran periode 2012-2016, Dian Wirengjurit. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Trump Dinilai Jadi Penghalang Perdamaian AS-Iran

SELASA, 05 MEI 2026 | 14:36 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Peluang perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran dinilai sulit tercapai selama Donald Trump masih memegang kendali politik dan mengedepankan pendekatan konfrontatif dalam kebijakan luar negeri.

Pandangan tersebut disampaikan mantan Duta Besar RI untuk Iran periode 2012–2016, Dian Wirengjurit. Ia menilai dinamika konflik di Timur Tengah, khususnya yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran, sangat bergantung pada sikap Trump.

Menurut Dian, Trump merupakan aktor utama yang memicu eskalasi konflik setelah membatalkan kesepakatan nuklir yang dibangun pada era Presiden Barack Obama.


“Yang bisa memutuskan kapan selesai hanya Trump. Karena dia yang memulai,” ujar Dian saat berbicara di Jakarta, Selasa 5 Mei 2026. 

Ia menilai pendekatan Trump lebih didorong oleh ego pribadi dibandingkan kepentingan Amerika Serikat secara keseluruhan. Menurutnya, sikap konfrontatif terhadap Iran tidak sepenuhnya mencerminkan kepentingan masyarakat Amerika.

“Ego Amerika sebenarnya cinta damai. Pada masa Obama, perjanjian bisa dicapai, tetapi kemudian dibongkar oleh Trump,” katanya.

Dian menambahkan, secara de facto konflik terbuka memang cenderung mereda. Namun, potensi perang masih tetap ada dan bisa kembali memanas sewaktu-waktu apabila kebijakan agresif terhadap Iran terus dipertahankan.

“Selama presidennya Trump, perang bisa muncul lagi,” pungkasnya.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya