Berita

Jubir Kemlu RI, Yvonne Mewengkang (Foto: Kemlu RI)

Dunia

Kapal Tanker Iran Lolos Blokade AS dan Masuk Perairan RI, Begini Respons Kemlu

SELASA, 05 MEI 2026 | 12:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kapal tanker minyak raksasa yang dikaitkan dengan Iran dilaporkan berhasil mencapai perairan Indonesia meski berada di tengah tekanan blokade maritim Amerika Serikat. 

Laporan TankerTrackers.com pada Senin, 4 Mei 2026, menyebut kapal VLCC milik National Iranian Tanker Company (NITC) dengan muatan lebih dari 1,9 juta barel minyak mentah senilai nyaris 220 juta dolar AS sukses menghindari Angkatan Laut AS sebelum memasuki Selat Lombok dan berlayar ke arah Kepulauan Riau.

"Sebuah supertanker milik NITC yang membawa lebih dari 1,9 juta barel minyak mentah berhasil menghindari Angkatan Laut AS dan mencapai kawasan Timur Jauh," demikian pernyataan TankerTrackers.


Menanggapi laporan tersebut, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Yvonne Mewengkang menegaskan pemerintah telah mencermati situasi dan menempatkannya dalam kerangka hukum laut internasional. 

"Aturan navigasi di perairan manapun, termasuk Indonesia, tunduk pada UNCLOS 1982 yang menghormati segala macam rezim lintas di masing-masing zona maritim," tegasnya dalam pernyataan tertulis, Selasa, 5 Mei 2026. 

Menurut Yvonne, pemerintah saat ini masih melakukan verifikasi langsung di lapangan dan koordinasi internal untuk memastikan seluruh aktivitas pelayaran berlangsung sesuai aturan yang berlaku. 

“Kami akan terus memantau situasi ini dan berkomunikasi melalui saluran diplomatik yang tepat,” pungkas Yvonne.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya