Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Wall Street Merah Terbakar Ketegangan Baru di Timur Tengah

SELASA, 05 MEI 2026 | 08:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Amerika Serikat (AS) kembali anjlok seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap konflik di Timur Tengah usai insiden ledakan yang mengenai kapal dagang Korea Selatan di Selat Hormuz. 

Dikutip dari Reuters, Selasa 5 Mei 2026, pada penutupan Senin indeks S&P 500 turun 0,41 persen ke level 7.200,75, Nasdaq melemah 0,19 persen menjadi 25.067,80, sementara Dow Jones Industrial Average terkoreksi lebih dalam sebesar 1,13 persen ke 48.941,90. 

Dari 11 sektor utama, 10 sektor berada di zona merah, dipimpin sektor material yang turun 1,57 persen dan industri 1,17 persen. Sebaliknya, sektor energi naik 0,85 persen mengikuti lonjakan harga minyak.


Insiden kapal Korea Selatan memperkuat kekhawatiran bahwa Selat Hormuz yang pelayaran penting tersebut masih belum aman, meskipun Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan Angkatan Laut AS akan menjamin keamanan kawasan itu.

Situasi semakin memanas setelah Iran mengklaim memaksa kapal perang AS berbalik arah saat mencoba memasuki selat. Di sisi lain, Uni Emirat Arab (UEA) melaporkan kebakaran di fasilitas minyak akibat serangan drone yang diduga berasal dari Iran.

Tekanan juga datang dari sektor logistik. Saham FedEx anjlok 9,1 persen dan UPS merosot 10,5 persen setelah Amazon mengumumkan pembukaan jaringan logistiknya untuk perusahaan lain, yang berpotensi meningkatkan persaingan di industri pengiriman.

Di sisi lain, saham GameStop turun sekitar 10 persen meskipun perusahaan tersebut mengajukan proposal akuisisi terhadap eBay senilai sekitar 56 miliar dolar AS. Kabar itu justru mendorong saham eBay naik sekitar 5 persen.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya