Berita

Proses evakuasi insiden Stasiun Bekasi Timur. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Politik

Legislator PDIP Minta KAI Lakukan Perbaikan Berbasis Data

SENIN, 04 MEI 2026 | 09:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Insiden tragis di sektor perkeretaapian nasional belakangan ini dinilai harus menjadi titik balik untuk melakukan pembenahan menyeluruh.

Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi PDIP Rieke Diah Pitaloka menegaskan, kereta api merupakan transportasi publik yang sangat strategis. Namun hingga kini, tata kelolanya dinilai belum jelas.

Ia mengingatkan, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 telah mengamanatkan pembentukan badan usaha prasarana. Akan tetapi, implementasinya belum tuntas dan masih terjadi tumpang tindih kewenangan antara DJKA dan PT Kereta Api Indonesia.


Atas dasar itu, Rieke menyatakan dukungan penuh kepada Dirut KAI untuk mendorong perbaikan berbasis data.

"Saya mendukung Dirut KAI, Pak Bobby yang terus mendorong perbaikan berbasis data transparansi, dan kepatuhan regulasi," ujar Rieke dalam keterangannya, Senin, 4 Mei 2026.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kecelakaan kereta api yang menimbulkan korban jiwa harus dijadikan momentum pembenahan sistem secara menyeluruh, bukan sekadar evaluasi teknis.

"Tragedi Bekasi Timur harus jadi momentum pembenahan sistem, bukan sekedar evaluasi teknis. Percepatan Peraturan Presiden tentang tata kelola prasarana perkeretaapian ini adalah kunci untuk memastikan kejelasan tata kelola dan keselamatan Perkeretaapian nasional Mari kita Kawal bersama," pungkasnya.

Berdasarkan data terbaru, korban meninggal dunia akibat tabrakan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi tercatat 16 orang dari 106 penumpang meninggal dunia. Sementara itu, sebanyak 90 korban luka-luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan. 

Dari total 90 korban luka-luka, polisi memerinci 44 orang telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit, dan 46 orang lainnya masih membutuhkan perawatan intensif.

Penanganan dilakukan di sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi dan sekitarnya, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya Bekasi, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bhakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina Bekasi, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan RS Mitra Keluarga Bekasi Barat.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya