Berita

Peraih Nobel Narges Mohammadi. (Foto: artificial intelligence)

Dunia

Peraih Nobel Asal Iran Narges Mohammadi Kritis di Penjara

MINGGU, 03 MEI 2026 | 22:59 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Peraih Nobel Perdamaian, Narges Mohammadi dilaporkan dalam kondisi kritis dan dirawat di unit perawatan jantung di Iran bagian barat laut.

Menurut pernyataan Narges Mohammadi Foundation, kondisi kesehatan Mohammadi terus memburuk sejak dipindahkan dari penjara ke rumah sakit di Kota Zanjan pada Jumat lalu.

Tekanan darah Mohammadi disebut terus berfluktuasi secara berbahaya. Penanganan medis yang diberikan saat ini masih terbatas pada upaya stabilisasi melalui terapi oksigen.


Yayasan menyebut sebelum dirujuk ke rumah sakit, Mohammadi mengalami penurunan kondisi kesehatan secara drastis, termasuk dua kali kehilangan kesadaran total serta krisis jantung serius.

Aktivis perempuan berusia 50-an tahun itu diketahui sempat mengalami dugaan serangan jantung pada akhir Maret lalu.

“Narges Mohammadi hanya bisa mendapatkan perawatan efektif jika dipindahkan ke tim medisnya di Teheran,” demikian pernyataan yayasan sebagaimana dikutip dari Miami Herald, Minggu, 3 Mei 2026.

Mohammadi meraih Nobel Perdamaian saat masih mendekam di penjara atas perjuangannya membela hak-hak perempuan serta kampanye penghapusan hukuman mati di Iran.

Pada Februari lalu, yayasan menyebut Mohammadi dijatuhi hukuman penjara tambahan selama 7,5 tahun. Saat itu, Komite Nobel juga mendesak pemerintah Iran untuk segera membebaskannya.

Mohammadi kembali ditangkap pada Desember setelah mengkritik kematian seorang pengacara, Khosrow Alikordi. Jaksa Hasan Hematifar menuding Mohammadi menyampaikan pernyataan provokatif dalam acara peringatan kematian tersebut.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya