Berita

Representative Image (Foto: Facebook)

Dunia

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

MINGGU, 03 MEI 2026 | 17:03 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dampak perang Iran kini menjalar ke sektor industri penerbangan Amerika Serikat, dengan Spirit Airlines yang bangkrut akibat tak mampu menahan beban lonjakan harga avtur.

Maskapai itu sebenarnya sudah berada dalam tekanan berat setelah menghadapi kebangkrutan keduanya dalam kurun kurang dari dua tahun. 

Namun kenaikan biaya bahan bakar yang terus memburuk menghancurkan total rencana restrukturisasi perusahaan. 


Upaya terakhir manajemen untuk meminta bantuan darurat kepada pemerintahan Presiden Donald Trump juga kandas di tengah perbedaan pandangan internal pejabat serta penolakan sejumlah pemegang obligasi yang menolak skema yang dapat memangkas keuntungan mereka.

CEO Spirit Airlines, Dave Davis mengatakan perusahannya berusaha menyediakan akses perjalanan terjangkau bagi masyarakat luas. 

Meski demikian, kenaikan signifikan pada bahan bakar pesawat disertai tekanan operasional lain telah memperburuk kondisi finansial perusahaan secara drastis.

"Sangat mengecewakan dan bukan hasil yang diinginkan siapa pun dari kita," ujarnya dalam pernyataan resmi, seperti dikutip dari Reuters, Minggu, 3 Mei 2026. 

Kehancuran Spirit hanyalah satu bagian dari krisis yang lebih luas. 

American Airlines pada April memperingatkan lonjakan tagihan bahan bakar hingga 4 miliar dolar AS tahun ini, membalikkan proyeksi laba yang sebelumnya optimistis. 

United Airlines juga memangkas target keuntungan, sementara Air France, Lufthansa, dan Cathay Pacific mulai memangkas jaringan rute untuk menekan biaya operasional.

Di Amerika Serikat, tarif penerbangan telah naik lima kali sejak perang Iran dimulai, dan gelombang kenaikan keenam kini sedang berlangsung.

Maskapai berharap dapat memindahkan sebagian besar beban tambahan kepada konsumen melalui harga tiket yang lebih mahal, namun ketahanan daya beli penumpang menjadi pertaruhan besar.

Tekanan paling berat menghantam maskapai murah yang bertumpu pada margin tipis dan pelanggan sensitif harga. 

CEO Avelo Airlines Andrew Levy menggambarkan situasi tersebut dengan gamblang. Dengan tarif dasar rata-rata sekitar 115 dolar AS, tambahan 30 dolar untuk biaya bahan bakar menjadi beban besar. 

“Anda tidak bisa begitu saja memberlakukan kenaikan tarif sebesar itu dalam semalam,” ujarnya, seraya mengakui bahwa industri nyaris tidak memiliki pilihan lain.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya