Berita

Anggota DPR Fraksi Nasdem, Yoyok Riyo Sudibyo. (Foto: Dok. Fraksi Nasdem)

Politik

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

MINGGU, 03 MEI 2026 | 16:09 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Dugaan adanya upaya damai mulai mencuat di balik kasus tewasnya pekerja rumah tangga (PRT) asal Batang yang diduga mengalami kekerasan di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.

Menurut anggota DPR Yoyok Riyo Sudibyo yang ikut turun tangan langsung ke keluarga korban, pihak pelaku diduga sempat mendatangi kampung korban untuk mencoba membuka komunikasi dengan keluarga korban. 

Ia khawatir langkah tersebut mengarah pada upaya penyelesaian damai sebelum proses hukum berjalan tuntas.


“Yang intinya agar supaya meminta jalan damai kepada keluarga korban,” kata Yoyok dalam pernyataannya, Minggu, 3 Mei 2026. 

Ia bahkan menyebut perangkat desa setempat mendapat tekanan dan lobi dari pihak yang tidak dikenal. Menurutnya, kepala desa sempat dihubungi berkali-kali agar memfasilitasi pertemuan dengan keluarga korban.

“Pak Lurah sendiri sekarang dalam kondisi ketakutan dilobi terus,” ujar Yoyok yang pernah menjabat Bupati Batang ini. 

Yoyok mengatakan, dirinya sengaja meminta aparat desa untuk siaga apabila pihak tertentu kembali datang ke rumah korban. Ia menginstruksikan agar warga segera berkumpul dan mendokumentasikan setiap aktivitas yang dianggap mencurigakan.

Dalam penjelasannya, Yoyok juga mengaku telah berkoordinasi langsung dengan penyidik Polres Metro Jakarta Pusat sejak awal kasus mencuat. Ia menyebut polisi sebelumnya telah mengamankan sejumlah barang bukti, mulai dari rekaman CCTV hingga telepon genggam terkait perkara tersebut.

Ia pun mendesak organisasi masyarakat sipil dan kelompok pendamping korban untuk segera turun langsung memberikan perlindungan kepada keluarga korban sekaligus mengawal proses hukum agar tidak berhenti di tengah jalan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya