Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: BBC)

Dunia

Putin Perintahkan Ilmuwan Rusia Ciptakan Vaksin Anti-Aging Pertama di Dunia

MINGGU, 03 MEI 2026 | 15:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Rusia Vladimir Putin menginstruksikan percepatan proyek ambisius pengembangan vaksin anti-aging pertama di dunia, sebuah terapi gen mutakhir yang diklaim dapat memperlambat penuaan sel dan memperpanjang usia manusia. 

Langkah tersebut menjadi bagian dari agenda strategis Kremlin untuk menghadapi penurunan populasi, krisis demografi, sekaligus memperkuat posisi Rusia dalam perlombaan bioteknologi global.

Wakil Menteri Sains dan Pendidikan Tinggi Rusia Denis Sekirinsky menjelaskan bahwa terapi eksperimental tersebut menargetkan reseptor RAGE, gen yang disebut berperan penting dalam memicu penuaan seluler ketika aktif.



“Gen RAGE adalah reseptor yang aktivasinya memicu penuaan sel. Sebaliknya, memblokir gen ini dapat memperpanjang masa muda sel," ujar Sekirinsky dalam konferensi healthy longevity di Saransk, seperti dikutip kantor berita TASS, Minggu, 3 Mei 2026.

Sekirinsky menegaskan proyek itu diarahkan untuk menciptakan obat terapi gen pertama di dunia yang secara khusus dirancang memblokir reseptor tersebut. 

Bila sukses, Rusia berpotensi menjadi negara pertama yang menghadirkan terapi gen anti-penuaan, membuka babak baru dalam sains medis modern yang selama ini lebih banyak dikuasai Barat.

Pengembangan teknologi futuristik tersebut dijalankan oleh Institute of Aging Biology and Medicine di bawah program nasional New Technologies for Health Preservation, proyek besar yang diluncurkan pada 2025 atas instruksi langsung Putin. 

Pemerintah Rusia telah mengalokasikan dana lebih dari 2 triliun rubel atau sekitar 26,4 miliar dolar AS guna menopang riset tersebut.

Wakil Perdana Menteri Tatyana Golikova sebelumnya menyebut produksi obat anti-penuaan Rusia ditargetkan mulai berlangsung pada 2028 hingga 2030.

"Apa yang beberapa waktu lalu dapat kita gambarkan sebagai masa depan yang luar biasa kini menjadi kenyataan,” ujarnya, menandakan bahwa Kremlin melihat teknologi umur panjang bukan lagi sekadar imajinasi ilmiah.

Sejumlah laporan media independen juga mengaitkan proyek ini dengan visi elite dekat Putin, termasuk kepala Kurchatov Institute Mikhail Kovalchuk, yang disebut memiliki obsesi terhadap riset genetika dan gagasan kehidupan abadi. 

Putin berusia 73 tahun, dan banyak pejabat tinggi Rusia lainnya juga seusia itu. Menurut statistik resmi, rata-rata harapan hidup pria Rusia sekitar 67 tahun.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Biodigester Komunal Sampah Organik Dibangun di Rusunawa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:11

Polisi Harus Usut Promosi Miras Berkedok Challenge Hafalan Al-Qur'an

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:06

Wisata Probolinggo Jadi Alternatif Usai Bromo Ditutup

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:48

Peluang Besar Jakarta Gaet Investor Lewat JAFEX 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Layanan Publik Pemda Harus Tetap Berjalan Meski Keadaan Sulit

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:31

Jangan-jangan Gibran Punya Ijazah Sarjana Tanpa Ijazah SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27

Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Melukai Hati Umat Islam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:10

Abdoel Moeis: Sastrawan, Wartawan, Pahlawan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:34

Dokter Tifa Ajak Rakyat Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:06

Selengkapnya