Berita

Peringatan May Day 2026 oleh ratusan aktivis lintas generasi, bersama tokoh nasional serta sejumlah pejabat penting pemerintahan di Jakarta, Jumat, 1 Mei 2026. (Foto: Istimewa)

Politik

Ratusan Aktivis Peringati May Day Bareng Pejabat Negara

MINGGU, 03 MEI 2026 | 12:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 turut dirayakan ratusan aktivis lintas generasi, bersama tokoh nasional serta sejumlah pejabat penting pemerintahan di Jakarta, Jumat, 1 Mei 2026.

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh tokoh aktivis senior peristiwa Malari, Hariman Siregar, bersama tokoh aktivis nasional yang juga Ketua APKASI (asosiasi pemerintah kabupaten seluruh Indonesia), Bursah Zarnubi. 

Acara berlangsung hangat dan penuh refleksi kebangsaan, dengan menyoroti pentingnya peran buruh dalam pembangunan nasional menuju negara industri yang maju dan berdaya saing.


Sejumlah tokoh penting yang hadir dalam kegiatan itu di antaranya Kepala Badan Komunikasi Pemerintah M. Qodari, yang sebelumnya menjabat Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai, dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono.

Selain itu ada Ketua Tim Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie, Wakil Kepala BP Taskin Iwan Samule, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga, Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto.

Adapula mantan Menteri Sosial Idrus Marham, mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu, serta sejumlah aktivis, akademisi, tokoh masyarakat, dan perwakilan organisasi buruh dari berbagai daerah.

Bupati Lahat Bursah Zarnubi mengatakan, peringatan Hari Buruh Internasional bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat keberpihakan negara terhadap kesejahteraan pekerja dan buruh Indonesia.

"Peringatan Hari Buruh Internasional ini sangat penting karena buruh dan pekerja adalah tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional. Tidak akan ada kemajuan industri tanpa kerja keras para buruh," tutur Bursah dalam keterangannya, Minggu, 3 Mei 2026.

"Karena itu negara harus memastikan perlindungan hak-hak pekerja, peningkatan kesejahteraan, jaminan sosial, serta membuka ruang dialog yang sehat antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja," sambungnya.

Ia juga menekankan, Indonesia harus menyiapkan sumber daya manusia unggul agar mampu bersaing di tengah perubahan global, perkembangan teknologi, dan tantangan ekonomi dunia.

"Menuju Indonesia sebagai negara industri maju, kita membutuhkan buruh yang produktif, sejahtera, terampil, dan memiliki kepastian masa depan. Pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat harus berjalan bersama mewujudkan hal tersebut," demikian Bursah menambahkan.

Selain menjadi ajang refleksi perjuangan buruh, acara tersebut juga diisi dengan sesi testimoni dari sejumlah pejabat pemerintah yang menyampaikan pandangan terkait pembangunan nasional, reformasi kebijakan ketenagakerjaan, hingga penguatan perlindungan sosial bagi masyarakat pekerja.

Suasana acara semakin khidmat dengan digelarnya doa bersama sekaligus perayaan ulang tahun ke-76 tokoh aktivis senior Hariman Siregar, yang selama puluhan tahun dikenal konsisten menyuarakan demokrasi, keadilan sosial, dan keberpihakan terhadap rakyat kecil.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya