Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Bisnis

Transparansi Keuangan jadi Tolok Ukur Kepercayaan Publik ke Danantara

MINGGU, 03 MEI 2026 | 02:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua MPP PKS Mulyanto menyoroti keterlambatan Danantara merilis laporan keuangan tahun 2025. Mulyanto menilai keterlambatan ini dapat menjadi preseden dan menimbulkan prasangka negatif publik.
    
"Danantara adalah entitas strategis pengelola aset dan investasi BUMN bernilai lebih dari Rp15 kuadriliun. Angka yang super fantastis. Jadi adalah hal yang lumrah bila publik ingin tahu kinerja Danantara ini," kata Mulyanto dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu, 2 Mei 2026.

Apalagi Danantara memiliki dua fungsi berbeda, yakni sebagai SWF  (sovereign wealth fund) dan Holding BUMN.


Mulyanto mengingatkan prinsip transparansi dan akuntabilitas merupakan fondasi utama dalam pengelolaan keuangan negara yang modern dan terpercaya.

Anggota DPR RI periode 2014-2019 itu menyebut Danantara sebaiknya memprioritaskan keterbukaan informasi sejak awal.
    
"Praktik internasional yang dijalankan oleh lembaga sejenis, seperti Temasek Holdings, GIC, maupun Khazanah Nasional menunjukkan bahwa transparansi laporan keuangan bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen penting untuk membangun kepercayaan publik dan kredibilitas global,” jelas dia.

"Kita memahami bahwa proses konsolidasi dan penataan ulang tata kelola BUMN dalam kerangka Danantara merupakan pekerjaan besar yang kompleks,” tambahnya.

Namun demikian, kompleksitas tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk menunda penyampaian informasi dasar kepada publik, setidaknya dalam bentuk laporan awal (opening balance) yang dapat menjadi pijakan bersama dalam menilai kinerja ke depan.

Mulyanto menambahkan dalam perspektif tata kelola yang baik, keterlambatan tanpa penjelasan yang memadai berpotensi menimbulkan persepsi negatif, bahkan membuka ruang spekulasi yang tidak produktif. 

“Oleh karena itu, penting bagi  Danantara untuk menyampaikan secara terbuka tahapan proses, metodologi penilaian aset, serta timeline yang jelas terkait publikasi laporan keuangan,” imbuhnya.

Lebih jauh, sebagai entitas yang mengelola kekayaan negara, keberadaan Danantara tidak dapat dilepaskan dari prinsip akuntabilitas publik. 

“Keterlibatan auditor independen yang kredibel, serta mekanisme pengawasan oleh lembaga representatif seperti DPR, menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa pengelolaan aset negara tetap berada dalam koridor kepentingan nasional dan tidak menyimpang dari prinsip kehati-hatian,” beber dia.

Pada akhirnya, masih kata Mulyanto, transparansi bukan sekadar tuntutan administratif, melainkan komitmen moral dalam menjaga amanah publik. 

“Rilis laporan keuangan Danantara akan menjadi ujian awal apakah entitas ini mampu berdiri sebagai institusi modern yang profesional, kredibel, dan berintegritas, atau justru terjebak dalam praktik lama yang menjauh dari semangat reformasi tata kelola negara (good governance),” pungkasnya.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Sinergi Polri-TNI-BIN Pilar Utama Jaga HUT RI Tetap Kondusif

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:04

Prabowo Diminta Alihkan Belanja Kurang Produktif ke Program Padat Karya

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:00

Puncak El Nino dan Ancaman Kekeringan di Indonesia

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:42

UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp8,57 Miliar di Semester I-2026

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:30

Mengenal Sejarah Dan Makna Hari Pramuka Nasional 14 Agustus

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:21

Menimbang Pilkada Asimetris

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:03

Prabowo Targetkan Mobil Listrik Nasional Produksi Massal 2028

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:45

Mendes Yandri Tagih Tindak Lanjut Bareskrim soal Isu Hoaks Warung Tutup

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:40

Motor Listrik Pangkas Biaya Operasional Kurir Pos Indonesia hingga 67 Persen

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Janji Siapkan Motor Listrik dengan DP Nol dan Bunga Cicilan Rendah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:21

Selengkapnya