Berita

Ilustrasi (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube CNBC)

Bisnis

Harga Bensin di AS Naik Tajam

SABTU, 02 MEI 2026 | 10:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga bensin di Amerika Serikat (AS) melonjak tajam di tengah memanasnya konflik dengan Iran. 

Dikutip dari NBC News, Sabtu 2 Mei 2026, rata-rata harga nasional kini mencapai 4,39 Dolar AS per galon, setelah naik 9 sen hanya dalam satu hari -- kenaikan harian terbesar sejak awal April. Sebagai gambaran, 1 galon di AS setara dengan sekitar 3,78 liter. Artinya, harga 4,39 Dolar AS per galon kira-kira sama dengan 1,16 Dolar AS per liter.

Kenaikan ini melanjutkan tren sebelumnya. Sehari sebelumnya harga sudah naik 7 sen ke 4,30 Dolar AS per galon, lalu kembali melonjak dalam semalam. Secara keseluruhan, sejak konflik dimulai, harga bensin telah meningkat lebih dari 47 persen.


Lonjakan harga bensin sejalan dengan kenaikan harga minyak mentah global. Sepanjang tahun ini, harga minyak telah naik sekitar 80 persen, dengan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS ditutup di kisaran 102 per barel, sementara minyak Brent mencapai sekitar 108 Dolar AS per barel.

Tekanan terhadap harga energi semakin besar setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan ingin mempertahankan blokade terhadap pelabuhan Iran. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut bertujuan menekan ekonomi Iran agar tidak mengembangkan senjata nuklir.

“Iran tidak mendapatkan uang dari minyak, dan mudah-mudahan ini bisa segera diselesaikan,” ujar Trump. Meski demikian, ia mengaku belum puas dengan proposal terbaru dari Iran untuk mengakhiri konflik.

Trump juga menyebut bahwa harga bensin akan turun jika perang berakhir. Namun, banyak analis meragukan hal tersebut. Mereka menilai harga minyak kemungkinan tetap tinggi dalam jangka waktu lama, terutama karena Iran terbukti mampu mengganggu jalur pelayaran penting di Selat Hormuz.

Dari sisi pasar, kekhawatiran masih tinggi. Bahkan, analis memperkirakan harga minyak Brent bisa menembus 150 Dolar AS per barel jika jalur distribusi tetap terganggu hingga beberapa bulan ke depan.

Sementara itu, perusahaan energi besar dunia juga mulai merasakan dampaknya. CEO Chevron memperingatkan bahwa sistem energi global sedang berada di bawah tekanan besar, dan jika pasokan tidak pulih, permintaan bisa ikut menurun di berbagai sektor ekonomi.

Di tengah situasi ini, konsumen di AS semakin terbebani. Banyak warga mengeluhkan lonjakan harga bahan bakar yang signifikan dalam waktu singkat, menambah tekanan biaya hidup sehari-hari.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Biodigester Komunal Sampah Organik Dibangun di Rusunawa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:11

Polisi Harus Usut Promosi Miras Berkedok Challenge Hafalan Al-Qur'an

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:06

Wisata Probolinggo Jadi Alternatif Usai Bromo Ditutup

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:48

Peluang Besar Jakarta Gaet Investor Lewat JAFEX 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Layanan Publik Pemda Harus Tetap Berjalan Meski Keadaan Sulit

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:31

Jangan-jangan Gibran Punya Ijazah Sarjana Tanpa Ijazah SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27

Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Melukai Hati Umat Islam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:10

Abdoel Moeis: Sastrawan, Wartawan, Pahlawan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:34

Dokter Tifa Ajak Rakyat Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:06

Selengkapnya