Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

6 Fenomena Langit Spektakuler Hiasi Bulan Mei 2026

SABTU, 02 MEI 2026 | 09:24 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Memasuki bulan Mei 2026, para pencinta astronomi di Indonesia akan kembali dimanjakan oleh rentetan fenomena langit yang memukau.

Dari kehadiran bulan purnama yang estetik hingga kilatan hujan meteor yang melesat cepat, kalender tata surya bulan ini menawarkan pemandangan alam yang sangat sayang untuk dilewatkan.

Agar tidak tertinggal momen puncaknya, persiapan matang dan pencatatan jadwal yang tepat sangatlah diperlukan.  


Rangkaian pertunjukan langit ini akan dibuka dengan kemunculan Flower Moon (Purnama Bunga) yang mencapai puncaknya pada 2 Mei 2026 pukul 00.23 WIB.

Nama yang disematkan ini diadaptasi dari tradisi belahan bumi utara yang menandai musim mekarnya bunga pada bulan tersebut.

Berselang beberapa hari kemudian, bersiaplah untuk begadang. Pada rentang dini hari tanggal 6 hingga 7 Mei, langit malam akan dihiasi oleh puncak Hujan Meteor Eta Aquarid.

Berasal dari sisa-sisa Komet Halley, meteor-meteor ini akan melesat cepat dari arah timur mulai pukul 02.00 hingga 05.00 WIB. 

Memasuki pertengahan bulan, fenomena langka "Cahaya Da Vinci" atau Earthshine siap memanjakan mata Anda.

Pada fajar 12-13 Mei dan senja hari 19-20 Mei, bagian gelap dari bulan sabit akan bersinar abu-abu redup akibat pantulan cahaya Bumi. Momen ini menciptakan siluet bulan utuh yang sangat artistik dan ideal untuk dibidik oleh para fotografer.

Tak hanya itu, pada 17 Mei juga akan terjadi fase Super New Moon (Bulan Baru Super). Absennya cahaya terang dari bulan di fase ini menjadikannya waktu paling sempurna bagi Anda untuk memotret galaksi Bima Sakti di langit yang gelap jernih.

Sebagai penutup yang manis, bulan ini akan diakhiri oleh kehadiran Micro Blue Moon pada 31 Mei 2026. Peristiwa langka ini disebut Blue Moon karena merupakan purnama kedua di dalam satu bulan kalender yang sama.

Menariknya, bulan ini juga berstatus Micromoon karena posisinya berada di titik terjauh dari Bumi, sehingga ukurannya akan tampak sekitar 14% lebih mungil jika dibandingkan dengan purnama biasa.

Untuk mendapatkan pengalaman observasi terbaik, panduan dari NASA sangat menyarankan agar Anda mencari lokasi terbuka yang terbebas dari polusi cahaya kota.

Berikan waktu adaptasi bagi mata Anda sekitar 15 hingga 20 menit dalam kegelapan, dan sebisa mungkin hindari menatap layar ponsel agar penglihatan malam tetap tajam.

Jika diperlukan, siapkan teropong binokular dan pastikan Anda memantau cuaca agar tidak terhalang awan mendung. Selamat menikmati keindahan cakrawala!

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya