Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Minyak Bertahan di 108 Dolar AS Menanti Sikap Trump Soal Iran

SABTU, 02 MEI 2026 | 08:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak mentah dunia turun tipis setelah muncul proposal baru dari Iran untuk membuka jalur perundingan damai dengan Amerika Serikat (AS).

Meski mengalami penurunan, harga minyak masih mencatat kenaikan mingguan yang cukup kuat. Hal ini terjadi karena ketegangan geopolitik di Timur Tengah belum mereda. Bahkan, muncul laporan bahwa Presiden AS Donald Trump belum puas dengan proposal terbaru yang diajukan Iran.

Mengutip Reuters, Sabtu 2 Mei 2026, pada penutupan perdagangan Jumat, harga minyak mentah jenis Brent crude turun 2,02 persen ke level 108,17 Dolar AS per barel. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) melemah 2,98 persen ke posisi 101,94 Dolar AS per barel.


Walaupun terkoreksi, kedua acuan harga tersebut masih berada di jalur kenaikan sekitar 2,95 persen sepanjang pekan ini.

Penurunan harga dipicu oleh laporan bahwa Iran telah mengirimkan proposal negosiasi kepada AS melalui mediator Pakistan. Langkah ini memunculkan harapan di pasar akan adanya solusi dari konflik yang selama ini menekan sektor energi global.

“Usulan Iran ini telah memberikan harapan kepada pasar bahwa ada jalan keluar bagi Amerika Serikat,” kata analis senior Price Futures Group, Phil Flynn.

Namun, kondisi di lapangan masih belum stabil. Iran tetap memblokir Selat Hormuz, yang menjadi jalur penting bagi sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia. Di sisi lain, Angkatan Laut AS juga masih membatasi ekspor minyak Iran, sehingga gangguan pasokan belum sepenuhnya mereda.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya