Berita

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat. (Foto: RMOL)

Politik

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

SABTU, 02 MEI 2026 | 02:42 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Penunjukan Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup (LH) oleh Presiden Prabowo Subianto bukan sekadar keputusan administratif dalam reshuffle kabinet. 

Analis Politik dan Militer Universitas Nasional (UNAS) Selamat Ginting menilai, pemilihan Jumhur merupakan langkah politik yang sarat makna.

"Terutama jika dikaitkan dengan momentum Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei," kata Ginting, dikutip Sabtu 2 Mei 2026.


May Day menjadi sebuah hari yang secara historis identik dengan mobilisasi massa dan tekanan politik dari kelompok pekerja.

"Dalam konteks ini, pemerintah tampaknya sedang memainkan strategi klasik namun efektif, yakni: merangkul untuk mengendalikan," kata Ginting.

Pasalnya, Jumhur bukan sosok teknokrat lingkungan hidup. Ia adalah aktivis buruh yang lama berada di garis depan advokasi pekerja. 

Ketika figur seperti ini masuk ke dalam kabinet, pesan politiknya jelas.  Pemerintah tidak ingin berhadapan dengan buruh di jalanan, melainkan mengajak mereka masuk ke dalam lingkaran kekuasaan.

"Langkah ini dapat dibaca sebagai bentuk kooptasi politik, sebuah strategi  meredam potensi oposisi dengan menjadikannya bagian dari system," kata Ginting.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya