Berita

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

SABTU, 02 MEI 2026 | 02:19 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap gelombang tinggi, pada masa libur panjang di pekan ini.

Hal tersebut disampaikan Biro Hukum, Humas, dan Kerjasama BMKG, melalui keterangan tertulis, pada Jumat 1 Mei 2026.

"BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada hingga 4 Mei 2026," tulis BMKG.


Dijelaskan, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Barat Laut hingga Timur Laut, dengan kecepatan angin berkisar 3 hingga 18 knot.

Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan, umumnya bergerak dari Timur Laut hingga Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 3 sampai 20 knot.

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia Selatan Pulau Jawa, Laut Banda dan Laut Arafuru," lanjut BMKG menjelaskan.

Akibat kondisi itu, terdapat dua kategori ketinggian gelombang yaitu setinggi 1,25 hingga 2,5 meter yang berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Aceh, Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai, dan Samudra Hindia barat Bengkulu. 

Selain itu, area ini juga mencakup Laut Banda, Laut Maluku, Samudra Pasifik utara Maluku, Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya, Samudra Pasifik utara Papua Barat, Samudra Pasifik utara Papua, serta Laut Arafuru bagian barat, tengah, dan timur.

Sedangkan kategoroli kedua, pada gelombang yang lebih tinggi di kisaran 2,5 hingga 4 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia barat Lampung, Samudra Hindia selatan Banten, Samudra Hindia selatan Jawa Barat, Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta, dan Samudra Hindia selatan Jawa Tengah. 

Selain itu, terdapat pula wilayah Samudra Hindia selatan Jawa Timur, Laut Bali, Samudra Hindia selatan NTB (Nusa Tenggara Barat), serta Samudra Hindia selatan NTT (Nusa Tenggara Timur).

Lebih lanjut, BMKG mengingatkan potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. 

"Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti Perahu Nelayan," demikian BMKG.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya