Berita

Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Buruh di Monas, Jakarta. (Foto: Sekretariat Presiden)

Politik

KNPI:

Presiden Prabowo Hadir Bukan cuma Seremonial, tetapi Berinteraksi Langsung

JUMAT, 01 MEI 2026 | 23:17 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, berlangsung dengan nuansa berbeda setelah Presiden Prabowo Subianto hadir dan membaur langsung dengan para pekerja tanpa sekat.

Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Haris Pertama, menyoroti kehadiran Presiden yang dinilai tidak sekadar simbolik, melainkan menunjukkan pendekatan kepemimpinan yang terbuka terhadap kalangan buruh.

"Ia berjabat tangan, menyapa, bahkan sesekali memeluk buruh yang antusias menyambut kehadirannya. Interaksi tersebut berlangsung cair dan spontan, menciptakan suasana yang lebih hangat," kata Haris dalam keterangannya kepada RMOL, Jumat malam, 1 Mei 2026.


Haris menilai momen tersebut mencerminkan upaya membangun komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat pekerja di tengah dinamika ketenagakerjaan saat ini.

"Presiden hadir tidak hanya secara seremonial, tetapi benar-benar berinteraksi. Ini menunjukkan kepedulian yang nyata sekaligus komitmen untuk mendengar langsung aspirasi buruh," terang Haris.

Haris menambahkan, pendekatan tanpa sekat seperti yang terlihat dalam peringatan May Day kali ini dapat menjadi modal penting dalam memperkuat hubungan antara pemerintah dan kalangan pekerja.

"Dengan komunikasi yang lebih dekat, ruang dialog menjadi lebih terbuka dan potensi kesalahpahaman dapat ditekan," kata Haris.

Menurutnya, kehadiran presiden di tengah peringatan yang kerap diwarnai aksi unjuk rasa juga menunjukkan kepercayaan diri pemerintah dalam mengelola dinamika demokrasi secara terbuka.

"Ketika pemimpin hadir langsung, suasana menjadi lebih cair. Ini membuka ruang bagi dialog yang lebih konstruktif, sehingga kebijakan yang diambil bisa lebih responsif terhadap kondisi nyata di lapangan," kata Haris.

Haris berharap momentum May Day 2026 tidak berhenti sebagai peristiwa sesaat, tetapi berlanjut dalam komunikasi yang berkesinambungan antara pemerintah dan buruh.

"Semoga May Day 2026 ini jadi momentum komunikasi berkesinambungan antara pemerintah dan kalangan buruh sehingga terbangun hubungan industrial yang positif dalam menumbuhkan ekonomi nasional," pungkas Haris.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya