Berita

Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Buruh di Monas, Jakarta. (Foto: Sekretariat Presiden)

Politik

Hari Buruh Beda Suasana, Presiden Menyapa Buruh Tanpa Sekat di Monas

JUMAT, 01 MEI 2026 | 20:08 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional berlangsung dengan nuansa yang berbeda. 

Presiden Prabowo Subianto tidak hanya hadir secara resmi, tetapi juga berbaur langsung dengan para buruh, menyapa tanpa jarak di tengah kerumunan peserta.

Dikatakan Ketua Umum KNPI Haris Pertama, kehadiran Prabowo dengan berjabat tangan, menyapa, bahkan sesekali memeluk buruh yang antusias menyambut kehadirannya adalah satu momen yang langka.


"Interaksi tersebut berlangsung cair dan spontan, menciptakan suasana yang lebih hangat dibandingkan peringatan May Day pada umumnya," kata Haris Pertama dalam keterangannya, Jumat 1 Mei 2026.

Menurutnya, kehadiran Presiden di tengah buruh bukan sekadar simbolik, melainkan menunjukkan upaya untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat pekerja.

“Presiden hadir tidak hanya secara seremonial, tetapi benar-benar berinteraksi. Ini menunjukkan kepedulian yang nyata sekaligus komitmen untuk mendengar langsung aspirasi buruh,” ujar Haris.

Ia menambahkan, pendekatan tanpa sekat seperti yang terlihat dalam peringatan May Day kali ini dapat menjadi modal penting dalam memperkuat hubungan antara pemerintah dan kalangan pekerja. 

"Dengan komunikasi yang lebih dekat, ruang dialog menjadi lebih terbuka dan potensi kesalahpahaman dapat ditekan," tuturnya.

Ia berharap momentum ini tidak berhenti sebagai peristiwa sesaat, tetapi dapat berlanjut dalam bentuk komunikasi yang berkesinambungan antara pemerintah dan buruh, terutama di tengah tantangan ekonomi global yang berdampak pada sektor ketenagakerjaan.

"Semoga May Day 2026 ini jadi momentum komunikasi berkesinambungan antara pemerintah dan kalangan buruh sehingga terbangun hubungan industrial yang positif dalam menumbuhkan ekonomi nasional," pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya