Berita

Ilustrasi (Artificial Inteigence)

Bisnis

Laba Bumi Resources Melompat di Tengah Koreksi Harga

JUMAT, 01 MEI 2026 | 11:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Bumi Resources (BUMI) melaporkan catatan keuangan perusahaan untuk periode kuartal pertama 2026 yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026. 

Meskipun harga rata-rata batu bara dunia sedang mengalami penurunan sekitar sepuluh persen, perusahaan eksportir raksasa ini justru berhasil mencetak kenaikan pendapatan yang cukup signifikan. Hal ini membuktikan bahwa strategi bisnis yang mereka jalankan sangat tangguh dalam menghadapi dinamika pasar global.

Dalam keterbukaan informasi yang dikutip Jumat 1 Mei 2026, kenaikan pendapatan tercatat sebesar 19,7 persen menjadi 417,7 juta Dolar AS. 


Eksportir raksasa ini juga berhasil mencetak laba bersih sebesar 41,1 juta Dolar AS

Kunci utama dari keberhasilan ini terletak pada produktivitas yang semakin efisien di lapangan. 

Perusahaan berhasil meningkatkan jumlah produksi dan penjualan batu bara dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Menariknya lagi, mereka mampu memangkas biaya operasional melalui perbaikan rasio pengupasan tanah yang lebih terencana, sehingga keuntungan yang didapat tetap maksimal meski harga jual sedang melandai.

Secara keseluruhan, kinerja keuangan perusahaan terlihat sangat sehat dengan marjin usaha yang meningkat menjadi 11,7 persen. Peningkatan volume penjualan yang masif ini juga dibarengi dengan pengelolaan stok yang efektif di angka 2 juta ton, sehingga perputaran barang di tambang menjadi lebih lancar dan responsif terhadap permintaan pasar.

Menatap masa depan, perusahaan tetap optimis dengan menetapkan target penjualan yang cukup ambisius antara 76 hingga 78 juta ton hingga akhir tahun nanti. 

Fokus utama mereka ke depan adalah menjaga biaya produksi di kisaran 43 Dolar AS sampai 44 Dolar AS per ton sambil mulai melirik diversifikasi usaha agar bisnis semakin kuat. 

Dalam waktu dekat, manajemen juga berencana menggelar pertemuan dengan para investor pada Mei dan Juni 2026 untuk berdiskusi lebih mendalam mengenai pencapaian luar biasa ini.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya