Berita

Ilustrasi

Politik

Lonjakan Tagihan Air Bikin Resah Pelanggan PAM Jaya

JUMAT, 01 MEI 2026 | 10:05 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Lonjakan penagihan air oleh Perumda PAM Jaya menjadi sorotan Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Jakarta Jupiter.

Jupiter mengatakan, Fraksi Partai Nasdem banyak menerima keluhan dari pelanggan PAM Jaya yang melaporkan lonjakan tagihan secara tiba-tiba tanpa ada peningkatan konsumsi yang signifikan. 

"Kasus ini memang memicu keresahan masyarakat," kata Jupiter melalui keterangan tertulis, Jumat 1 Mei 2026. 


Menurut Jupiter, sejumlah warga mengaku tagihan air yang biasanya berkisar ratusan ribu Rupiah, tiba-tiba meningkat drastis hingga jutaan bahkan puluhan juta Rupiah.

Jupiter mendesak PAM Jaya untuk segera memberikan penjelasan secara terbuka, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik terkait tagihan membengkak tiba-tiba.

"Kejelasan ini penting agar tidak menimbulkan keresahan yang lebih luas di tengah masyarakat," kata Jupiter.

Fraksi Nasdem juga meminta dilakukan audit menyeluruh terhadap sistem pencatatan dan penagihan, termasuk kemungkinan adanya kesalahan teknis, baik pada pembacaan meter air maupun sistem digital yang digunakan.

"Apabila ditemukan kesalahan dalam penagihan, maka beban tersebut tidak boleh dialihkan kepada pelanggan," kata Jupiter.

Jupiter menekankan, tagihan tidak wajar tersebut harus dikoreksi dan hak-hak pelanggan wajib dilindungi.

"Kami mendorong agar PAM Jaya membuka kanal pengaduan yang cepat, responsif, dan mudah diakses oleh masyarakat yang terdampak," pungkas Jupiter.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya