Berita

Anggota Komisi V DPR Sudjatmiko. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

DPR Tuding Mitigasi Kecelakaan di Perlintasan Kereta Lemah

KAMIS, 30 APRIL 2026 | 16:27 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Sistem mitigasi kecelakaan di perlintasan kereta dinilai masih lemah. Pasalnya belum ada standar darurat yang kuat saat kendaraan mengalami mogok atau gangguan di atas rel, baik dari sisi operator angkutan maupun pengelola transportasi kereta.

Anggota Komisi V DPR RI Sudjatmiko menilai persoalan ini sudah berulang kali terjadi, namun penanganannya masih bersifat reaktif. Menurutnya, para pengusaha angkutan umum maupun barang juga belum memiliki prosedur mitigasi yang jelas ketika kendaraan bermasalah tepat di lintasan kereta.

“Seluruh pegiat, pengusaha angkutan umum, angkutan barang, itu antisipasinya apa sih kalau terjadi kerusakan di rel kereta itu,” kata Sudjatmiko di Kompleks Parlemen, Kamis 30 April 2026. 


Ia menyebut DPR dalam waktu dekat akan memanggil para stakeholder transportasi untuk mengevaluasi standar operasional darurat yang selama ini dinilai lemah.

Sorotan juga mengarah pada sistem keselamatan perkeretaapian. Dalam paparan Komisi V, muncul indikasi gangguan pada sistem persinyalan setelah KRL Commuter Line yang mengalami gangguan tetap berada di jalur yang akan dilalui KA Argo Bromo Anggrek.

Padahal, dalam sistem interlocking, sinyal seharusnya otomatis berubah merah jika ada gangguan di lintasan. Namun masinis KA Argo Bromo disebut tetap melihat sinyal aman atau hijau.

“Kalau benar begitu, ada kemungkinan error sistem persinyalan. Kalau tidak, berarti ada miss interpretasi sinyal atau human error,” pungkas Sudjatmiko.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya