Berita

Ketua Umum Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Santoso Liem. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

ASPI:

Peluang Besar Perkuat Transaksi Digital Usai QRIS Tembus China

KAMIS, 30 APRIL 2026 | 15:37 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ekspansi implementasi Quick Response Code Indonesian Standard alias QRIS ke China merupakan langkah strategis dalam memperkuat integrasi sistem pembayaran digital antara dua ekonomi besar di Asia.

Ketua Umum Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Santoso Liem mengatakan, kolaborasi ini membuka peluang besar, terutama dengan tingginya aktivitas digital serta arus wisatawan antara Indonesia dan China.

“Bagus sekali karena ini adalah salah satu kerjasama, karena China adalah ekonomi yang cukup besar, terutama sebagai pemain digital di sana," kata Santoso saat ditemui di Bank Indonesia (BI), Jakarta pada Kamis 30 April 2026.


Menurutnya, pengembangan kerja sama ini masih akan terus berlanjut seiring proses integrasi sistem di kedua negara. Indonesia disebut sudah relatif siap, sementara China tengah bergerak menuju penyatuan standar QR di berbagai platform.

“China nanti secara bertahap akan semua pemain mereka sudah punya QR standard, tinggal semua pemain-pemainnya diintegrasikan,” kata Santoso.

Santoso juga menekankan bahwa manfaat kerja sama ini tidak hanya terbatas pada sektor pariwisata, tetapi akan merambah ke aktivitas bisnis lintas negara.

“Jadi kita nantikan terus-menerus akan meningkat. Karena ini bukan hanya turis ataupun orang yang hadir. Tapi nanti kedepan bisnis pun akan dipererat dengan transaksi dua negara ini,” tambahnya.

Dari sisi jumlah pelaku usaha dan penyedia jasa keuangan, ia menggambarkan skala yang sangat besar, khususnya di segmen UMKM.

“Kalau di Indonesia kan sudah disampaikan tadi total pemain UMKM kebanyakan mikro dan UMKM kan di Indonesia sekitar 44-45 jutaan. Kalau di China kita tahu di sana penduduknya besar dan pemainnya juga banyak,” pungkasnya.

Untuk diketahui, QRIS saat ini sudah bisa digunakan di enam negara, yaitu Malaysia, Singapura, Thailand, Jepang, Korea Selatan (Korsel) dan China. Ke depan, ekspansi akan terus dilakukan ke beberapa negara potensial lainnya, seperti India, dan Arab Saudi.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Sinopsis Bapak Paling Jujur, Film Komedi Satir Politik Dibintangi Andovi Da Lopez

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:29

KPK Amankan Uang Rp1 Miliar saat OTT Bupati Klaten

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:26

Profil Letjen Kristomei Sianturi, Kepala BNPB yang Baru Dilantik Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:13

Danantara Guyur Rp1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:06

Utang Subsidi Pemerintah ke PT Pupuk Indonesia Bengkak

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:55

20 Orang Terjaring OTT KPK, Ada Bupati Klaten hingga ASN BPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:45

Survei Adidaya Institute: Mayoritas Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:43

Jalur Darat dan Sumur Bor Disiapkan untuk Tangani Karhutla Tanjung Puting

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:34

JXB Perkuat Promosi Pariwisata Menuju 5 Abad Jakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:26

Kopdes Merah Putih Pekerjaan Besar Lintas Kementerian dan BUMN

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:23

Selengkapnya