Berita

Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah (Foto: YouTube Kemlu RI)

Dunia

Kemlu Pastikan Empat ABK WNI Korban Pembajakan Kapal Somalia Selamat

KAMIS, 30 APRIL 2026 | 15:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Nasib empat anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban pembajakan kapal MT Honour 25 di Somalia dipastikan dalam keadaan selamat. 

Kabar itu diungkap oleh Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah dalam konferensi pers, Kamis, 30 April 2026.

“Berdasarkan informasi yang diperoleh KBRI Nairobi dari otoritas di Somalia, sejauh ini para ABK WNI yang berada pada kapal tersebut dalam kondisi baik,” ungkap laporan tersebut.  


Pembajakan terhadap MT Honour 25 terjadi pada 22 April di perairan sekitar Hafun, Somalia. 

Sejak insiden itu, Kemlu melalui Kedutaan Besar RI di Nairobi terus menjalin koordinasi erat dengan otoritas Somalia, tokoh masyarakat setempat, hingga pihak pelaku usaha terkait guna memastikan keselamatan seluruh awak kapal, khususnya empat WNI yang berada di dalamnya.

Heni menegaskan, langkah penanganan dilakukan secara hati-hati dengan menempatkan keselamatan para ABK sebagai pertimbangan utama.

Kapal tersebut diketahui membawa total 16 awak, terdiri dari empat ABK WNI, 10 ABK Pakistan, serta masing-masing satu ABK asal India dan Myanmar.

Selain fokus pada penyelamatan korban, Kemlu juga memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak di dalam negeri guna mencegah kasus serupa terulang kembali, terutama melalui penguatan sistem pendataan pekerja migran sektor maritim.

“Terutama penguatan data para ABK WNI yang bekerja di luar negeri karena pendataan ini menjadi sangat penting ketika terjadi sesuatu terhadap para ABK WNI tersebut,” ujar Heni.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya