Berita

Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem (Foyo: Dok. F-Nasdem)

Politik

DPR: Harus Ada Sertifikasi Daycare dan Diaudit Berkala

KAMIS, 30 APRIL 2026 | 10:01 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah didorong untuk menetapkan sertifikasi wajib bagi seluruh pengasuh di tempat penitipan anak (daycare) menyusul kasus kekerasan terhadap anak di sebuah daycare di Yogyakarta.

Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Amelia Anggraini, menilai profesi pengasuh anak membutuhkan kompetensi khusus yang tidak bisa diabaikan, termasuk pemahaman tentang perlindungan anak, perkembangan psikologis, serta penanganan kondisi darurat.

“Audit saja tidak cukup tanpa diikuti dengan standardisasi dan sertifikasi wajib bagi seluruh tenaga pengasuh,” kata Amelia kepada wartawan, dikutip Kamis, 30 April 2026


Legislator NasDem ini menegaskan bahwa kasus kekerasan tersebut menunjukkan adanya persoalan struktural dalam tata kelola pengasuhan anak di Indonesia, yang tidak hanya disebabkan oleh kelalaian individu, tetapi juga kelemahan sistem regulasi dan pengawasan.

“Oleh karena itu, respons yang dibutuhkan tidak bisa parsial, harus bersifat sistemik, terukur, dan berkelanjutan,” kata Amelia.

Amelia menyebut negara perlu menetapkan standar nasional yang mengikat agar setiap daycare memiliki kualitas layanan yang jelas dan terukur. Selain itu, ia mendorong pengawasan terpadu lintas kementerian dan pemerintah daerah.

Menurutnya, pengawasan tidak boleh lagi bersifat sektoral dan sporadis, melainkan harus terintegrasi dalam satu sistem nasional yang efektif.

Amelia menyebut harus ada pemanfaatan teknologi dalam pengawasan, termasuk kewajiban pemasangan CCTV yang dapat diaudit secara berkala.

“Pemanfaatan teknologi seperti CCTV yang terintegrasi dan dapat diaudit secara berkala juga perlu diwajibkan, bukan sekadar opsi. Transparansi menjadi instrumen pencegahan yang efektif,” katanya.

Amelia menambahkan, kasus kekerasan di daycare harus menjadi momentum nasional untuk memperkuat sistem perlindungan anak di Indonesia.

Negara, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, kata Amelia, harus memastikan setiap ruang pengasuhan anak menjadi tempat yang aman, bermartabat, dan bebas dari kekerasan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya