Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Wall Street Variatif Saat The fed Bergejolak

KAMIS, 30 APRIL 2026 | 08:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Wall Street bergerak bervariasi di tengah lonjakan harga minyak dunia, keputusan suku bunga bank sentral AS, serta laporan keuangan dari perusahaan teknologi raksasa. 

Dikutip dari Reuters, Kamis 30 April 2026, pada penutupan Rabu, indeks Dow Jones turun 0,57 persen ke 48.861,81, S&P 500 melemah tipis 0,04 persen ke 7.135,98, sementara Nasdaq justru naik tipis 0,04 persen ke 24.673,24. 

Dari 11 sektor di S&P 500, saham energi menjadi yang paling menguat karena kenaikan harga minyak, sedangkan sektor utilitas dan material mengalami tekanan terbesar.


Gejolak pasar dipicu oleh keputusan bank sentral AS (The Fed) yang mempertahankan suku bunga tetap. Meski sesuai ekspektasi, keputusan ini disebut sebagai salah satu yang paling diperdebatkan dalam beberapa dekade terakhir. Di saat yang sama, ketegangan geopolitik di Timur Tengah turut mendorong harga energi naik, menambah kekhawatiran inflasi.

Harga minyak juga melonjak setelah muncul laporan bahwa Presiden AS Donald Trump meminta persiapan menghadapi kemungkinan blokade berkepanjangan terhadap pelabuhan Iran. Jika benar terjadi, hal ini dapat mengganggu pasokan global, terutama karena Selat Hormuz merupakan jalur penting distribusi minyak dunia.

Investor juga menunggu laporan keuangan dari empat raksasa teknologi (Amazon, Alphabet, Meta Platforms, dan Microsoft) yang dirilis setelah pasar tutup. Di perdagangan setelah jam bursa, saham Alphabet naik lebih dari 3 persen, sementara Amazon dan Microsoft turun lebih dari 3 persen, dan Meta bahkan melemah lebih dari 6 persen. Pelaku pasar kini lebih fokus pada prospek ke depan, terutama terkait belanja modal dan dampak kecerdasan buatan (AI).

Di sisi lain, data ekonomi menunjukkan pesanan barang modal inti AS melonjak 3,3 persen pada Maret, kenaikan terbesar sejak 2020. Ini memberi sinyal bahwa investasi perusahaan masih cukup kuat, meskipun ketidakpastian global meningkat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya