Berita

PAM Jaya. (Foto: Pemprov DKI)

Nusantara

Mendadak Tagihan PAM Jaya Selangit, Rakyat Menjerit

RABU, 29 APRIL 2026 | 19:03 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gelombang keluhan soal tagihan air PAM Jaya yang membengkak tak wajar kian meluas. Sejumlah pelanggan dibuat syok lantaran angka yang harus dibayar melonjak drastis hingga tak masuk akal.

Keluhan ramai bermunculan di media sosial, salah satunya di platform Threads. Warga mengaku tagihan air yang biasanya hanya ratusan ribu rupiah, tiba-tiba melonjak hingga puluhan juta rupiah.

Akun @dewi.aribowo misalnya. Ia mengaku tagihan air di rumah kontrakannya yang biasanya sekitar Rp100 ribu per bulan, mendadak melonjak menjadi Rp16 juta.


Keluhan serupa disampaikan akun @fittjaauu11. Dalam unggahannya, ia memperlihatkan tagihan PAM Jaya bulan Maret 2026 yang mencapai Rp61 juta. Tagihan tersebut bahkan dikirim akun WhatsApp PAM Jaya terverifikasi. 

"Kek mana si admin tiba-tiba WA tagihan bulan ini 61 juta, bisa bikin kolam renang dong ya gue. Ada yang pernah pengalaman kaya gini juga kah" tulisnya.

Tak hanya itu, akun @shantyaxeline juga mengaku kaget setelah menerima tagihan sebesar Rp16 juta, padahal selama ini rutin membayar dengan nominal normal.

Keluhan juga datang dari warga kawasan Pos Pengumben, Jakarta Barat. Kepada redaksi, Rabu, 29 April 2026, mereka mengaku tagihan April 2026 melonjak drastis, ada yang mencapai Rp8 juta hingga Rp2,9 juta.

Padahal, kebutuhan air mereka hanya untuk rumah tangga biasa, dengan tagihan bulanan yang sebelumnya tak pernah lebih dari Rp500 ribu.

Lonjakan tak wajar ini jelas menjadi beban berat bagi masyarakat. Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, tagihan air yang tiba-tiba membengkak justru makin menyusahkan rakyat kecil.

Alih-alih mendapatkan layanan yang layak, warga justru dihadapkan pada tagihan fantastis yang tak sebanding dengan pemakaian. Situasi ini memicu kecurigaan masyarakat adanya kesalahan sistem hingga dugaan “permainan” dalam penagihan.

Jika tak segera dijelaskan secara transparan, persoalan ini berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap layanan air bersih milik pemerintah daerah. Warga kini menunggu penjelasan resmi dari PAM Jaya yang tak kunjung buka suara.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya