Berita

Ilustrasi ojek online. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Kinerja Moncer GoPay Cs Jadi Penopang Laba Perdana GOTO

RABU, 29 APRIL 2026 | 14:30 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

  Unit usaha Financial Technology (Fintech) GoTo Financial (GTF) milik PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang menaungi GoPay tercatat menjadi mesin pertumbuhan dan penyumbang laba perseroan pada kuartal I-2026.

Sepanjang periode tersebut, jumlah pengguna bertransaksi bulanan (MTU) di lini fintech melonjak 33 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi 27,5 juta. Lonjakan ini diikuti pertumbuhan jumlah transaksi yang menembus 2 miliar, naik 84 persen YoY.

Kinerja impresif juga tercermin dari nilai transaksi bruto (GTV) inti yang melesat 72 persen YoY menjadi Rp131 triliun. Pertumbuhan ini ditopang oleh segmen pembayaran konsumen serta peningkatan jumlah pengguna dan frekuensi transaksi.


Dari sisi pendapatan, GoTo Financial membukukan pendapatan bersih Rp1,9 triliun atau tumbuh 58 persen YoY. Kinerja ini didorong oleh ekspansi pinjaman konsumen serta pertumbuhan stabil pada transaksi pembayaran.

Tak hanya itu, EBITDA yang disesuaikan dari unit fintech melonjak 674 persen menjadi Rp364 miliar, sekaligus menandai enam kuartal berturut-turut mencatatkan profitabilitas.

Bisnis pembayaran juga terus memperkuat portofolio pinjaman, dengan nilai buku pinjaman mencapai Rp9,9 triliun atau tumbuh 59 persen YoY. Kualitas kredit pun tetap terjaga dengan baik.

Kontribusi positif dari lini fintech ini turut mempertebal kinerja Grup. Secara keseluruhan, GoTo mencatat EBITDA Grup yang disesuaikan sebesar Rp907 miliar, naik 131 persen YoY.

Lebih lanjut, perseroan untuk pertama kalinya membukukan laba bersih sebesar Rp171 miliar pada kuartal I-2026, berbalik dari rugi Rp367 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan bersih Grup juga naik 26 persen YoY menjadi Rp5,3 triliun.

Pertumbuhan tersebut sejalan dengan peningkatan jumlah pengguna tahunan (ATU) yang naik 22 persen menjadi 69 juta.

Direktur Utama GoTo, Hans Patuwo, mengatakan capaian ini merupakan hasil konsistensi perusahaan dalam mendorong pertumbuhan sekaligus menjaga disiplin biaya.

“GoTo mencapai titik ini berkat kerja keras selama bertahun-tahun dalam meningkatkan pendapatan, mengelola biaya secara disiplin, dan menciptakan nilai bagi pelanggan serta mitra,” ujarnya pada Selasa 28 April 2026.

Ia juga menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mendukung kesejahteraan mitra pengemudi di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Direktur Keuangan GoTo, Simon Ho, menilai kinerja ini menunjukkan adanya operating leverage yang semakin kuat dalam struktur bisnis perseroan.

“Pertumbuhan pendapatan secara signifikan melampaui pertumbuhan biaya, baik di bisnis fintech maupun on-demand services,” katanya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya